Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Warga Melaya Tewas Tertimpa Ranting Pohon Bayur Saat Bantu Penebangan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang warga Banjar Moding Kaja, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, meninggal dunia setelah tertimpa ranting pohon bayur saat ikut membantu proses penebangan di kebun milik warga, Rabu (6/8/2025) sore.
Kapolsek Melaya AKP I Ketut Sukadana mengatakan korban bernama I Putu Widiana (48) awalnya melintas di lokasi sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, tiga orang saksi sedang menebang pohon bayur di kebun milik I Ketut Pasek Ernata.
"Korban memarkir motornya lalu menawarkan diri untuk ikut menarik tali yang diikat pada pohon yang akan ditebang," jelasnya.
Menurut keterangan saksi, proses penebangan berlangsung lancar hingga pohon mulai roboh. Saksi-saksi berlari menghindar, sementara korban tidak terlihat. Setelah istirahat, saksi mencari keberadaan korban dan mendapati korban terkapar tertimpa ranting pohon dengan diameter sekitar 10 cm, berjarak 20 meter dari pangkal pohon.
Korban segera dievakuasi warga ke Puskesmas 1 Melaya. Namun, nyawanya tidak tertolong. Hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Jembrana menemukan luka memar pada dada kiri, batang leher, dan wajah korban, tanpa luka terbuka.
"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," tambah AKP Sukadana.
Pohon bayur yang ditebang diketahui memiliki tinggi sekitar 21 meter dan diameter 50 cm, dengan tali penarik sepanjang 30 meter.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1114 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 878 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 702 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 649 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik