Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Meninggal di Turki, Sasa Dikenal Sosok Pekerja Keras
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jenazah Komang Sasa Dwi Lestari telah tiba di rumah duka, Banjar Dinas Silagading, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Rabu (17/9) dinihari.
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng itu meninggal dunia di Turki akibat sakit asam lambung. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di setra desa setempat pada Kamis (18/9) siang.
Kakak sepupu almarhum, Putu Desni Irawan, menceritakan bahwa Sasa, anak pasangan Ketut Bakat Yasa dan Nengah Wartini, sudah bekerja sebagai terapis spa di Turki sejak 2021.
Sebelum berangkat ke Turki, Sasa memang memiliki riwayat sakit asam lambung. Kondisinya semakin parah beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.
"Tapi meski sudah sakit, Sasa tetap bekerja. Dia juga sempat menghubungi ibunya, kelihatannya masih bisa ketawa-ketawa. Kemudian pada Minggu (14/9), teman sekamarnya menemukan Sasa sudah meninggal dunia. Tidak sempat dibawa ke rumah sakit," katanya.
Irawan menuturkan, Sasa dikenal sebagai sosok pekerja keras dan sangat sayang keluarga. Keinginannya untuk bekerja ke Turki murni keputusan pribadi tanpa melalui agen.
Meski bukan tulang punggung keluarga, Sasa sering menyisihkan gajinya untuk membantu orang tua serta biaya pendidikan kedua adiknya.
"Dia tidak jadi tulang punggung keluarga. Tapi dia sering kirim uang untuk orangtuanya," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan