Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dana Transfer Pusat ke Jembrana 2026 Turun Rp99,4 Miliar, Terbesar dalam Sejarah

Kamis, 25 September 2025, 23:37 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dana Transfer Pusat ke Jembrana 2026 Turun Rp99,4 Miliar, Terbesar dalam Sejarah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kabupaten Jembrana menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2026. Pasalnya, dana transfer dari pemerintah pusat yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan daerah mengalami penurunan tajam.

Sekda Jembrana I Made Budiasa menyebutkan, transfer ke daerah tahun 2026 turun sebesar Rp99,4 miliar atau 12,5 persen dibandingkan tahun 2025. Kondisi ini menjadi penurunan paling tajam dalam sejarah keuangan Jembrana.

“Pendapatan transfer pusat ke daerah tahun 2025 mencapai 68 persen dari total pendapatan daerah Rp1,17 triliun. Namun tahun 2026 justru turun signifikan, padahal sebelumnya diproyeksikan naik 2 persen,” jelas Sekda Budiasa, Kamis (25/9/2025).

Ia menegaskan beberapa alokasi dana yang semula mendukung langsung layanan dasar masyarakat kini ditiadakan. Misalnya DAU bidang pendidikan Rp31,6 miliar, DAU kesehatan Rp11,5 miliar, DAU gaji dan tunjangan PPPK Rp14,1 miliar, serta insentif fiskal Rp14,6 miliar. Semua alokasi itu menjadi nol di tahun 2026. Selain itu, DAU block grant juga ikut turun Rp13,1 miliar.

Menurut Budiasa, kondisi ini berpotensi menghambat layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, serta mempersempit ruang fiskal untuk belanja wajib maupun kebutuhan mendesak.

“Menyikapi situasi ini, TAPD akan menyesuaikan postur Rancangan APBD 2026 baik pendapatan maupun belanja. Kami juga masih menunggu arahan strategis dari Bapak Bupati,” katanya.

Meski begitu, Sekda menegaskan Pemkab Jembrana tetap berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik. Ia juga mengajak masyarakat serta media mendukung langkah pemerintah daerah agar stabilitas fiskal tetap terjaga.

“Kami berharap bersama-sama bisa menjaga kondusifitas dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Jembrana,” tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami