Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Klinik di Ubud Ungkap Alasan Biaya Wisman Digigit Monyet Capai Puluhan Juta Rupiah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ramainya pemberitaan media Australia mengenai wisatawan asal Sydney yang digigit monyet saat berlibur ke Ubud, Gianyar, pada 5 September 2025, turut menyeret soal biaya perawatan medis yang disebut mencapai puluhan juta rupiah.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak klinik tempat pasien dirawat memberikan klarifikasi terkait rincian biaya dan penanganan medis yang diberikan.
dr. Ni Putu Grace Lande, MARS, MH, selaku konsultan legal sekaligus pemegang saham klinik, menegaskan bahwa total biaya perawatan sebenarnya tidak sebesar yang diberitakan.
“Total biaya yang dibayarkan pasien adalah sebesar Rp48.686.452, bukan Rp69.286.452 seperti yang tertulis di berita,” jelas Grace, Selasa (23/9/2025).
Grace menerangkan, biaya besar tersebut disebabkan oleh pemberian human rabies immunoglobulin (HRIG) atau serum anti rabies (SAR), bukan vaksin rabies biasa.
“Obat HRIG dibutuhkan untuk pasien dengan luka gigitan kategori III, yaitu luka berdarah yang berpotensi rabies. HRIG memberikan imunisasi pasif yang dapat menetralisir virus dalam hitungan jam, berbeda dengan vaksin rabies yang membutuhkan waktu lebih lama untuk membentuk imunitas,” terangnya.
Ia menambahkan, pemberian HRIG menjadi sangat mendesak karena pasien mengalami luka berdarah di bagian leher—area yang sangat dekat dengan kepala dan sistem saraf pusat.
“Luka di leher berisiko tinggi karena virus rabies bisa cepat menyebar ke otak,” ungkap Grace.
Menurutnya, jumlah HRIG yang dibutuhkan dihitung berdasarkan berat badan pasien. Dengan berat badan 53 kilogram, pasien memerlukan empat vial HRIG, sementara satu vial HRIG hanya mencakup 15 kilogram berat badan.
Grace menegaskan bahwa tindakan medis cepat dengan HRIG sangat penting demi keselamatan pasien. “Kami mendahulukan keamanan pasien, karena HRIG dapat memberikan perlindungan instan dari virus rabies,” katanya.
Ia memastikan, setelah menerima perawatan, kondisi pasien kini telah membaik. “Tidak ada keluhan tambahan dan pasien sudah dalam kondisi stabil,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8278 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5730 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3577 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2422 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar