Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bupati Sutjidra Dukung Perluasan Sekolah Rujukan Google di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ekspansi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) di wilayahnya.
Hal ini ditegaskan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Sukasada, Selasa (2/9/2025).
SMP Negeri 1 Sukasada saat ini menjadi satu-satunya sekolah di Bali yang sudah tercatat sebagai KSRG. Bupati Sutjidra pun menyampaikan apresiasinya atas pencapaian sekolah tersebut.
“Kami menyambut baik. Salah satu sekolah kita di SMP Negeri 1 Sukasada ternyata salah satu nominasi dari rujukan Google. Dan kita berharap nanti sekolah-sekolah yang lain juga akan mengikuti,” ujarnya penuh antusias.
Menurut Sutjidra, kehadiran KSRG merupakan wujud nyata implementasi era digitalisasi dalam bidang pendidikan. Meski demikian, ia menyadari masih ada tantangan infrastruktur, khususnya jaringan internet di beberapa wilayah Buleleng.
“Kita sudah mau tambah nanti bandwidth persentasenya, sehingga kita meningkatkan jangkauan internet yang ada di seluruh Buleleng ini. Sudah ada rencana dari Pemkab untuk menambah kemampuan internet yang ada di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.
Selain infrastruktur, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama guru.
“Guru-guru ini yang menjadi pionir nanti di SMP Negeri 1 Sukasada ini harus meningkatkan kemampuan bahasa asingnya, meningkatkan kompetensinya sehingga mereka bisa membawa nama ke kancah internasional dan dunia,” tegasnya.
Sementara itu, Country Lead Google For Education Indonesia, Olivia Husli Basrin, yang hadir dalam kunjungan tersebut, menyatakan dukungannya untuk memperluas program KSRG di Buleleng dan seluruh Indonesia.
“Sayangnya di Bali masih tetap satu, jadi satu-satunya. Makanya saya hadir pada hari ini. Harapannya bisa membawa perubahan positif bagi sekolah-sekolah lain di Bali,” ujar Olivia.
Ia memuji pencapaian SMPN 1 Sukasada, mulai dari cara belajar, peningkatan skill guru, hingga kemudahan siswa dalam belajar, yang menurutnya bisa direplikasi di sekolah lain di Indonesia.
Olivia juga mengungkapkan perkembangan program KSRG di tingkat nasional. “Saat ini jumlah sekolah KSRG sudah ada sekitar 170 sekolah tersebar di seluruh Indonesia. Target kami adalah sampai akhir tahun ini mencapai 200 sekolah. Tahun depan kami akan dorong lagi tambahan 100-150 sekolah,” jelasnya.
Menurutnya, gerakan Google For Education bertujuan menciptakan transformasi pendidikan dengan memanfaatkan teknologi digital agar siswa dan guru siap menghadapi tantangan masa depan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan