Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Paruman Agung Bugbug Karangasem Ricuh, Polisi-TNI Turun Tangan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Suasana panas sempat mewarnai Paruman Agung Penetapan Kelian Desa Adat Bugbug Periode 2025–2030 pada Minggu (21/9/2025) di Wantilan Desa Adat Bugbug, Karangasem.
Kegiatan yang sejatinya digelar untuk musyawarah desa adat tersebut akhirnya terpaksa dihentikan setelah nyaris ricuh akibat aksi penolakan dari sekelompok warga.
Ketegangan mulai terasa sejak pagi sekitar pukul 07.00 WITA, saat sekelompok warga yang dipimpin Bandesa Adat Bugbug, I Nyoman Jelantik, bersama sekitar 600 krama mendatangi wantilan dengan tujuan membubarkan paruman.
Situasi kian memanas ketika salah satu tokoh kelompok warga, I Gede Putra Arnawa melakukan orasi penolakan yang mendorong massa merangsek masuk ke area paruman.
Upaya tersebut diadang Pecalang Desa Adat Bugbug hingga memicu aksi saling dorong antar kedua kelompok. Gesekan fisik pun tak terhindarkan dan membuat suasana semakin tidak terkendali.
Melihat eskalasi yang meningkat, Kapolres Karangasem AKBP. Joseph Edward Purba yang sejak awal memimpin Apel Kesiapan Pengamanan, turun langsung menenangkan massa. Ia memberikan imbauan persuasif agar warga tidak melakukan tindakan anarkis serta mengedepankan jalur mediasi sesuai aturan.
Namun karena situasi tidak kunjung mereda, Kapolres mengambil langkah taktis dengan memerintahkan personel kepolisian dan TNI melakukan penyekatan di sekitar wantilan.
Setelah melakukan negosiasi intensif dengan prajuru desa adat, Kapolres akhirnya memutuskan Paruman Agung dihentikan untuk mencegah bentrokan lebih besar.
"Setelah diputuskan, akhirnya massa secara bertahap membubarkan diri dengan damai, dan potensi kericuhan dapat diredam," ujar Kapolres Karangasem.
Hingga kini, jajaran Polres Karangasem terus memantau perkembangan situasi sembari mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan dialog dan jalur hukum dalam menyelesaikan perbedaan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan