Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




30 Warga Nonpermanen Terjaring Razia Duktang di Desa Sumerta Kauh

Kamis, 2 Oktober 2025, 19:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/30 Warga Nonpermanen Terjaring Razia Duktang di Desa Sumerta Kauh.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebanyak 30 warga nonpermanen terjaring razia penduduk pendatang (duktang) di seputaran Banjar Pagan Kaja, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, pada Rabu (1/10/2025) malam.

Razia ini dipimpin oleh Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana, SH, bersama Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kauh Aiptu I Putu Sujana, serta perangkat desa, Ketua BPD, Sekretaris Desa, Kasi Pemerintahan, Kelian dan Prajuru Banjar, Kadus Se-Desa Sumerta Kauh, Linmas, dan Pecalang Banjar Ratna Bhuwana.

Pendataan administrasi penduduk pendatang (duktang) nonpermanen dilakukan untuk menertibkan administrasi kependudukan sekaligus meminimalisir potensi gangguan kamtibmas akibat adanya penduduk pendatang yang tidak terdata.

Aiptu Putu Sujana menjelaskan, dari hasil pendataan, terdapat 30 orang penduduk terjaring, dengan rincian 6 orang berasal dari Bali dan 24 orang dari luar Bali.

"Pendataan ini sangat penting untuk memastikan setiap penduduk pendatang terdaftar secara resmi. Hal ini sekaligus menjadi langkah preventif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur," tegasnya.

Berdasarkan jenis kelamin, 17 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Seluruh penduduk yang terdata diarahkan untuk membuat Surat Tanda Lapor Diri (STLD) di Kantor Desa Sumerta Kauh.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman, tertib, dan terkontrol di wilayah Denpasar Timur.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami