Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Minat Baca Rendah, Perpustakaan Karangasem Genjot Literasi Lewat Buku Langka dan Moling
beritabali/ist/Minat Baca Rendah, Perpustakaan Karangasem Genjot Literasi Lewat Buku Langka dan Moling.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Minat masyarakat Kabupaten Karangasem untuk mengunjungi Perpustakaan Daerah masih tergolong rendah. Kondisi ini terlihat dari jumlah pengunjung harian yang sedikit, padahal perpustakaan tersebut memiliki ribuan koleksi buku, termasuk puluhan naskah kuno yang sudah dialihaksarakan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sudiatmika, membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, rata-rata kunjungan masyarakat setiap hari hanya berkisar 25 hingga 50 orang.
“Ya, masih rendah sekali. Mungkin pengaruh perkembangan zaman digital. Masyarakat sudah bisa mengakses buku-buku yang disukai melalui smartphone. Sekarang semua bisa dicari lewat Google,” ujarnya.
Menurutnya, kemudahan akses digital membuat kunjungan fisik ke perpustakaan berkurang. Karena itu, pihaknya kini menyiapkan strategi untuk menggairahkan kembali budaya literasi masyarakat.
“Kedepan, kami akan menambah koleksi buku yang tidak tersedia di Google. Selain itu, sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya membaca juga akan kami genjot,” tambahnya.
Saat ini, Perpustakaan Daerah Karangasem memiliki 16.210 judul buku dengan total 26.000 eksemplar. Tak hanya itu, terdapat 61 naskah kuno yang telah dialihaksarakan, seperti usada, geguritan, kakawin, dan babad. Dari jumlah tersebut, 176 judul buku sudah didigitalisasi dengan total 325 eksemplar.
Dinas Perpustakaan juga menggencarkan program perpustakaan dengan mobil keliling (moling), yang saat ini difokuskan untuk menjangkau sekolah dasar sebagai upaya menumbuhkan minat baca sejak dini.
Meski fasilitas dan koleksi terus ditingkatkan, tantangan terbesar masih terletak pada kebiasaan membaca masyarakat. Pemerintah berharap edukasi literasi sejak dini bisa menjadi kunci terbentuknya budaya baca yang kuat di masa depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 298 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 232 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 213 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 194 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 192 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar