Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Pelabuhan Celukan Bawang Perketat Standar Keamanan Internasional
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pelabuhan Celukan Bawang yang kerap disinggahi kapal pesiar pengangkut wisatawan mancanegara kini menerapkan sistem keamanan berstandar internasional.
Upaya ini dilakukan untuk menjamin keselamatan operasional pelabuhan seiring meningkatnya aktivitas pelayaran internasional di wilayah Bali Utara.
Sebagai langkah awal, Pelindo Pelabuhan Celukan Bawang menggelar pelatihan dan exercise live ISPS (International Ship and Port Facility Security Code) yang melibatkan sejumlah instansi terkait. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, terhitung sejak Senin (1/12) hingga Jumat (5/12).
General Manager Pelabuhan Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengatakan pelatihan ini menjadi sarana penting untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan seluruh personel, khususnya dalam menghadapi situasi darurat yang berpotensi mengganggu operasional pelabuhan.
Baca juga:
Tutup Tahun, Kapal Pesiar MV Norwegian Jewel Bawa 2.515 Penumpang Merapat di Celukan Bawang
Penerapan ISPS Code dinilai semakin krusial mengingat intensitas kunjungan kapal pesiar pembawa wisatawan mancanegara terus meningkat, disertai aktivitas kapal niaga internasional yang melintasi perairan Buleleng.
"ISPS Code merupakan standar keamanan internasional yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) untuk menjamin keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan dari berbagai ancaman," terang Imron.
Dalam pelatihan tersebut, para petugas dibekali kemampuan deteksi dini hingga penindakan terpadu terhadap berbagai potensi ancaman, mulai dari serangan siber yang mengganggu sistem layanan kapal, penyelundupan narkoba, hingga aksi unjuk rasa.
"Melalui rangkaian pelatihan dan exercise live ini, kami memastikan seluruh aspek di pelabuhan kami telah siap bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk memastikan keberlangsungan kegiatan operasional yang efektif,” katanya.
Ia menambahkan, hasil pelaksanaan exercise menunjukkan tingkat kesiapsiagaan personel berada pada kategori baik, khususnya dalam perlindungan fasilitas pelabuhan, kapal, serta keselamatan publik.
"Ke depan, hasil exercise ini akan ditindaklanjuti melalui evaluasi risiko Port Facility Security Assessment (PFSA) yang dilakukan secara berkelanjutan dengan langkah-langka pengamanan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyatakan dukungannya terhadap penguatan standar keamanan di kawasan pelabuhan strategis tersebut.
“Kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat penting agar pengamanan objek vital nasional berjalan optimal dan respons cepat dapat diberikan dalam situasi darurat,” terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 318 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 305 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang