Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Pura Panti Pasek Gelgel, Enam Pelinggih Hangus
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebakaran melanda Pura Panti Pasek Gelgel yang berlokasi di Jalan Mahendrata, Gang Cermai, Desa Bitera, Kecamatan Gianyar, Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.17 WITA.
Peristiwa ini mengakibatkan enam pelinggih ludes terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas pemadam kebakaran dari AA Gede Agung (50), seorang pegawai negeri sipil, melalui sambungan telepon. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 4 Pos Induk Damkar Gianyar langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 10.17 WITA dan tiba sekitar pukul 10.23 WITA setelah menempuh jarak kurang lebih empat kilometer.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, menjelaskan api membakar area pura dengan luas sekitar 7 x 6 meter. Enam pelinggih milik Pemaksan Pasek Gelgel Bitera dilaporkan hangus terbakar dalam kejadian tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan armada untuk mencegah api meluas ke bangunan lainnya,” ujarnya.
Dalam upaya pemadaman, petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, yakni BW Gianyar Aman, BW 09, BW Gianyar Aman Ubud, serta BW 12 Sukawati. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Yudanegara menambahkan, metode pendinginan dilakukan secara menyeluruh mengingat sebagian besar struktur pelinggih terbuat dari bahan yang mudah terbakar. “Kami pastikan tidak ada titik api tersisa agar kebakaran tidak kembali menyala,” katanya.
Api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 11.40 WITA. Setelah proses pemadaman selesai, petugas bersama personel Polsek Gianyar melakukan pemeriksaan lanjutan di sekitar area pura guna memastikan kondisi benar-benar aman.
Sementara itu, Kasi Humas Polsek Gianyar, Suardita, menyampaikan bahwa hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari dupa yang dinyalakan saat kegiatan sembahyang Hari Purnama.
“Tim pemadam kebakaran dan personel kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, kondisi pura dilaporkan dalam keadaan sepi. Namun enam pelinggih yang ditaksir bernilai sekitar Rp 500 juta kini hanya tersisa puing-puing akibat amukan api.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun