Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Bali Lagi, Mitigasi PLN Dipertanyakan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejumlah wilayah di Bali kembali mengalami pemadaman listrik tanpa pemberitahuan pada Minggu (22/2/2026). Gangguan listrik terjadi di Denpasar, Gianyar, Badung, hingga wilayah Pancasari, Kabupaten Buleleng.
Pemadaman yang terjadi secara merata ini mengulang kejadian serupa pada pertengahan Mei 2025 lalu, ketika hampir seluruh wilayah Bali mengalami blackout. Peristiwa berulang tersebut memicu kritik terhadap kinerja dan kesiapan PT PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Pulau Dewata.
Dalam keterangan tertulis, Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Bali, Wayan Eka Susana, membenarkan adanya pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Ia menyebut gangguan terjadi akibat sebagian suplai listrik ke Bali terganggu.
"Saat ini PLN tengah melakukan proses penormalan sistem secara bertahap untuk memulihkan suplai listrik. Tim teknis juga terus melakukan investigasi guna memastikan sistem kembali andal dan aman," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa proses penormalan jaringan dilakukan secara bertahap hingga sistem kembali stabil. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kesabaran pelanggan," sebutnya.
Namun, pemadaman yang kembali terjadi tanpa pemberitahuan ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengingat Bali merupakan destinasi wisata internasional dengan banyak objek vital, termasuk bandara dan jaringan komunikasi. Gangguan listrik dinilai berpotensi mengganggu citra pariwisata serta aktivitas ekonomi masyarakat.
PLN dinilai seharusnya belajar dari kejadian blackout sebelumnya dan melakukan mitigasi operasional yang lebih matang agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Pengamat BUMN sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menilai pemadaman listrik di Bali dan Aceh pada tahun 2025 lalu disebabkan lemahnya mitigasi risiko operasional oleh PLN.
"Kalau dilakukan mitigasi dengan baik, tentu potensi masalah bisa diantisipasi," ujarnya seperti dikutip dari Kabarbursa.com, Selasa, 14 Oktober 2025.
Menurut Herry, pemadaman listrik di Bali sangat berbahaya karena berdampak langsung pada bandara sebagai pintu gerbang utama Indonesia di mata dunia.
"Dampak buruknya bukan hanya soal reputasi, tetapi juga keselamatan dan ekonomi," ungkapnya.
Ia menegaskan, kejadian pemadaman listrik di dua wilayah berbeda tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN karena sistem tidak dikelola secara optimal. Bahkan jika dipicu bencana alam, menurutnya analisis dan pengelolaan risiko yang baik seharusnya mampu meminimalkan dampak gangguan listrik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8546 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5902 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3700 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2532 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar