Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Januari 2026, Bali Diguncang 443 Kali Gempa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aktivitas kegempaan di Bali sepanjang Januari 2026 terpantau cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III, ratusan gempa bumi tercatat mengguncang wilayah Bali dan sekitarnya dalam kurun waktu satu bulan.
“Berdasarkan pantauan Pusat Gempabumi Regional III, selama Januari 2026 di wilayah Bali terjadi gempabumi sebanyak 443 kali dengan berbagai variasi kedalaman dan kekuatan gempabumi,” jelas Ketua Tim Informasi Dini Gempabumi dan Tsunami BBMKG Wilayah III Badung, Dwi Hartanto S.Si., M.DM, belum lama ini.
Baca juga:
Gempa Karangasem Rusak Dapur Warga Abang
Ia menjelaskan, berdasarkan kekuatannya, gempa bumi yang terjadi selama Januari 2026 didominasi oleh gempa berkekuatan kecil. “Memiliki kekuatan yang bervariasi dan didominasi oleh gempabumi berkekuatan M 3.0, yaitu sebanyak 434 kejadian, sedangkan gempabumi dengan kekuatan 3.0 M < 5.0 sebanyak 9 kejadian dan tidak terdapat kejadian untuk gempabumi M ≥ 5,” ujarnya.
Dari sisi kedalaman, gempa bumi yang terjadi umumnya merupakan gempa dangkal. Berdasarkan hasil pemantauan Pusat Gempabumi Regional III, sebaran gempa terlihat dominan di wilayah timur Bali.
“Terjadi di selat Lombok. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan aktivitas sesar bawah laut di Selat Lombok”, ucapnya.
Selain itu, Dwi Hartanto menyebutkan bahwa selama periode Januari 2026, gempa bumi yang terjadi memiliki rentang magnitudo yang cukup lebar. “Berdasarkan pantauan Pusat Gempabumi Regional III, gempabumi yang terjadi memiliki kekuatan magnitudo berkisar 1.2 hingga 4.6,” katanya.
BMKG juga mencatat bahwa peningkatan aktivitas gempa bumi selama Januari 2026 terfokus di kawasan Selat Lombok, seiring meningkatnya aktivitas sesar bawah laut di wilayah tersebut.
Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diharapkan memahami langkah-langkah mitigasi sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi signifikan.
BMKG mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, seperti media sosial resmi @infoBMKG, laman www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile BMKG yang tersedia di perangkat Android dan iOS.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 255 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 231 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang