Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Buruh Terjebak Air Pasang di Tebing Uluwatu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua buruh proyek yang terjebak air pasang di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (28/6/2026) pagi.
Kedua korban diselamatkan melalui operasi penyelamatan dengan menurunkan seorang rescuer menggunakan teknik lowering untuk menjangkau lokasi korban yang berada di bawah tebing.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali, I Wayan Juni Antara, menjelaskan bahwa awalnya terdapat tiga buruh proyek yang terjebak air pasang. Mereka adalah Rendi (20), Mansur (47), dan Tarmuji (50).
Baca juga:
Lansia Tewas Terjebak Kebakaran di Mendoyo
"Ketiga pekerja proyek itu saat kejadian tengah berjalan menyusuri bibir pantai dari kawasan Pantai Nyang-Nyang menuju arah utara," ungkapnya, pada Minggu 28 Juni 2026.
Peristiwa itu bermula saat ketiganya berjalan menyusuri pantai pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Saat berada di bawah tebing kawasan Uluwatu, air laut tiba-tiba pasang dan mengepung lokasi mereka sehingga ketiganya berupaya menyelamatkan diri dengan naik ke atas karang.
Dalam situasi tersebut, Mansur memutuskan berenang menembus ombak untuk mencari tempat yang aman. Setelah berhasil menyelamatkan diri, ia segera melaporkan kejadian itu kepada Basarnas Bali.
"Laporan kami terima sekitar pukul 20.30 Wita dan tim rescue langsung bergerak menuju lokasi," beber Juni Antara.
Setelah menerima laporan, Tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi untuk proses penyelamatan. Namun, kondisi di lokasi dinilai sangat berisiko karena medan yang ekstrem.
Tebing setinggi sekitar 100 meter, kondisi gelap, serta jarak pandang yang terbatas membuat proses evakuasi tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari. Demi keselamatan korban maupun personel penyelamat, operasi kemudian dijadwalkan kembali pada Minggu pagi.
"Karena kondisi gelap dan medan cukup berisiko, tim putuskan evakuasi dilakukan pagi hari. Saat itu korban masih dalam posisi aman dan masih bisa diajak berkomunikasi,” ungkapnya.
Operasi penyelamatan dimulai sekitar pukul 06.00 Wita dengan menurunkan satu personel SAR menggunakan teknik lowering menuju lokasi korban.
Korban pertama, Tarmuji, berhasil dievakuasi menggunakan teknik lifting pada pukul 07.24 Wita. Sekitar 24 menit kemudian, korban kedua, Rendi, juga berhasil diangkat ke atas tebing dalam kondisi selamat pada pukul 07.48 Wita.
"Kedua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Secara umum kondisi mereka stabil dan langsung dibawa menuju Balai Desa Pecatu untuk penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.
Basarnas Bali mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya di jalur tebing maupun pantai tersembunyi yang memiliki potensi bahaya akibat air laut pasang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8564 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5914 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3716 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2543 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar