Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




ABK Kapal Yatch Hilang Ditemukan Tewas di Mangrove Banyuwedang

Kamis, 2 Juli 2026, 12:48 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ABK Kapal Yatch Hilang Ditemukan Tewas di Mangrove Banyuwedang.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Operasi pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) Kapal Yacht Turmalin 384310 yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Pasir Putih Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban berinisial RTK (17) ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan korban ditemukan pada Kamis (2/7) sekitar pukul 10.23 Wita setelah seorang nelayan melihat sesosok tubuh mengapung di kawasan hutan mangrove.

"Pencarian hari kedua mulanya kami lakukan sejak pukul 08.00 Wita, menggunakan satu unit rubber boat. Di tengah pencarian, kami menerima info dari nelayan adanya sesosok tubuh mengapung di sekitar kawasan mangrove. Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi," ujar Donny.

Tim SAR yang menerima informasi tersebut langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dengan mengenakan baju serta celana pendek berwarna biru.

Lokasi penemuan korban berada sekitar lima meter ke arah tenggara dari titik ditemukannya speed boat yang sebelumnya digunakan korban.

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jenazah RTK dibawa menggunakan ambulans milik PMI menuju RSUD Buleleng untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. "Akan dilakukan pemeriksaan dulu di RSUD, sebelum jenazahnya diserahterimakan ke keluarga," jelas Donny.

Sebelumnya, RTK dilaporkan hilang setelah turun dari Kapal Yacht Turmalin 384310 menuju Pantai Pasir Putih Banyuwedang menggunakan speed boat berwarna oranye pada Senin (29/6) sekitar pukul 21.00 Wita.

Saat itu, korban diketahui berada dalam pengaruh alkohol. Korban diduga hendak kembali menuju kapal, namun hingga keesokan harinya tidak kunjung tiba.

Warga kemudian menemukan speed boat yang digunakan korban dalam kondisi terdampar di pesisir Pantai Pasir Putih Banyuwedang tanpa keberadaan korban. Temuan tersebut memicu operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan dan berlangsung selama dua hari hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami