Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Donasi Sopir Truk kena Luka Bakar Baru Rp24,5 Juta

Rabu, 23 September 2026, 13:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Donasi Sopir Truk kena Luka Bakar Baru Rp24,5 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Donasi untuk membantu biaya pengobatan I Gede Selamet (20), sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, hingga Rabu (23/9/2026) baru terkumpul Rp24,5 juta.

Dana tersebut masih jauh dari kebutuhan pengobatan Selamet yang mengalami luka bakar sekitar 40 persen. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RS Prof Ngoerah Denpasar dan membutuhkan tindakan medis lanjutan.

Keluarga sebelumnya memperkirakan biaya satu kali operasi mencapai sekitar Rp20 juta. Sementara tindakan operasi disebut dapat dilakukan hingga empat sampai lima kali.

Dengan perkiraan tersebut, kebutuhan operasi Selamet bisa mencapai sekitar Rp100 juta. Jumlah itu belum termasuk biaya perawatan, obat-obatan, dan kebutuhan medis lainnya.

Perbekel Desa Muncan, I Wayan Tunas, mengatakan penggalangan dana dilakukan karena kondisi ekonomi keluarga Selamet tergolong kurang mampu. Kedua orang tua korban bekerja sebagai buruh harian, sedangkan Selamet selama ini bekerja sebagai sopir truk.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan pihak-pihak yang sudah membantu. Sampai saat ini donasi yang terkumpul sekitar Rp24,5 juta. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga korban, tetapi kebutuhan pengobatannya masih cukup besar,” ujar Tunas dikonfirmasi Rabu (23/9/2026).

Menurut Tunas, penggalangan donasi masih terus dilakukan. Ia berharap semakin banyak masyarakat maupun pihak lainnya yang ikut membantu biaya pengobatan Selamet.

“Kami masih berusaha menggalang bantuan. Mudah-mudahan ada masyarakat maupun pihak lainnya yang ikut membantu, sehingga biaya pengobatan Gede Selamet bisa terpenuhi dan keluarga tidak semakin terbebani,” harapnya.

Selamet sebelumnya menjadi korban dugaan pembakaran yang dilakukan bosnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi setelah keduanya terlibat cekcok terkait persoalan setoran truk.

Korban diduga disiram pertalite dan dibakar hingga mengalami luka bakar sekitar 40 persen. Dalam kondisi tubuh terbakar, Selamet berusaha keluar dari kamar untuk meminta pertolongan.

Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian membantu mengevakuasi Selamet ke Puskesmas Selat. Korban selanjutnya dirujuk ke RS Prof Ngoerah Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kasus dugaan pembakaran tersebut kini telah ditangani aparat kepolisian dan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, keluarga Selamet masih fokus mendampingi korban menjalani pengobatan. Kondisi ekonomi keluarga juga semakin berat karena kedua orang tua Selamet tidak bisa bekerja dan harus bolak-balik ke RS Prof Ngoerah.

Kondisi kesehatan orang tua Selamet disebut mulai menurun akibat kelelahan. Sang nenek yang menyaksikan langsung kejadian tersebut juga jatuh sakit karena memikirkan kondisi cucunya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami