Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pikap Angkut 400 Liter Pertamax Terbakar, Hendak Dipakai Bahan Bakar Boat di Benoa

Selasa, 29 September 2026, 23:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pikap Angkut 400 Liter Pertamax Terbakar, Hendak Dipakai Bahan Bakar Boat di Benoa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Mobil Daihatsu pikap warna putih bernopol 8823 KC yang mengangkut 16 jerigen Pertamax dengan total sekitar 400 liter terbakar di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sesetan, Denpasar Selatan, tepatnya di sebelah kantor PT BTID, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.57 WITA.

Pertamax tersebut rencananya dibawa ke Pelabuhan Benoa untuk digunakan sebagai bahan bakar boat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan sopir pikap dinyatakan selamat.

Dalam keterangan persnya, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyebutkan mobil yang dikemudikan WRB alias Ronal, 23, asal Nusa Tenggara Timur (NTT), bergerak dari arah timur menuju barat.

"Jadi, sebelum kejadian, sopir membeli BBM jenis Pertamax di SPBU Matahari Terbit sekitar pukul 15.00 Wita," bebernya, pada Selasa, 29 September 2026.

BBM tersebut kemudian dibawa menuju Pelabuhan Benoa untuk digunakan sebagai bahan bakar boat. Namun, saat melintas di lokasi kejadian, sopir mendadak panik setelah seorang pengemudi kendaraan lain meneriaki dan memberitahukan bahwa bagian belakang pikap terbakar.

Mendengar teriakan tersebut, sopir langsung menghentikan kendaraannya. Ia kemudian meninggalkan mobil dalam kondisi api masih berkobar.

"Sopir panik dan meninggalkan mobil Pickup yang terbakar," bebernya.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar kemudian dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.35 WITA.

Mobil pikap yang terbakar selanjutnya dipindahkan ke pinggir Jalan Raya Serangan untuk proses penanganan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, korban atas nama Made Ariana, 42, mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp70 juta.

Iptu Gede Adhi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada kendaraan. Mobil pikap tersebut diduga baru turun mesin sekitar dua minggu sebelumnya.

"Kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Polisi masih melakukan penanganan dan pendataan terkait kejadian tersebut," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami