Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pencarian Bocah Hanyut di Pantai Gerokgak Dihentikan

Kamis, 1 Oktober 2026, 22:32 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pencarian Bocah Hanyut di Pantai Gerokgak Dihentikan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Operasi pencarian terhadap Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah yang hanyut di perairan Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Hingga operasi berakhir pada Rabu (30/9), korban belum ditemukan.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, dikonfirmasi Kamis (1/10), mengatakan pencarian korban sesuai prosedur hanya dilakukan selama tujuh hari atau hingga Rabu (30/9).

Meski operasi SAR dihentikan, pemantauan dan koordinasi dengan masyarakat, khususnya nelayan di sekitar lokasi kejadian, tetap dilakukan. Jika nantinya ditemukan informasi maupun tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat kembali dibuka.

"Jadi hanya pelaksanaannya saja kita hentikan. Namun, pemantauan dan koordinasi dengan masyarakat dan keluarga korban tetap dilaksanakan," kata Donny.

Selama tujuh hari pencarian, tim SAR gabungan menyisir wilayah laut dan darat di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Pencarian melalui laut melibatkan tiga unit boat dengan cakupan area sekitar 30 hingga 40 nautical mile.

Sementara pencarian di darat dilakukan dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan. Jangkauan penyisiran mencapai sekitar 2 hingga 10 kilometer dari lokasi kejadian.

Tim SAR juga melakukan penyelaman dan snorkeling di sekitar perairan lokasi korban terakhir terlihat. Namun, proses penyelaman menghadapi kendala berupa kondisi air yang keruh. Jarak pandang penyelam hanya sekitar 0 hingga 1 meter, sementara kedalaman penyelaman mencapai sekitar 9 meter.

"Penyelaman kendala utamanya kondisi air keruh. Sehingga visibility hanya sampai 1 meter," jelasnya.

Penyelaman dilakukan dengan menyisir area sekitar 100 hingga 200 meter dari lokasi kejadian ke arah barat menuju Pantai Segara. Tim juga memeriksa sejumlah kontur bawah laut yang menyerupai cekungan atau palung.

Selain kondisi air, perubahan cuaca dan arus turut menjadi kendala dalam proses pencarian. Angin kencang dan gelombang membuat pencarian di laut beberapa kali harus ditunda.

Donny mencontohkan, pada hari keempat pencarian, angin mulai kencang sekitar pukul 13.00 WITA disertai gelombang cukup kuat. Kondisi tersebut membuat pencarian sesi kedua mundur sekitar dua jam.

Meski operasi SAR telah dihentikan, Donny berharap masyarakat, terutama nelayan, tetap menyampaikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Masyarakat yang menemukan korban juga diminta memberikan pertolongan awal jika memungkinkan dan segera menghubungi petugas. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah korban kembali terbawa arus sebelum tim SAR tiba di lokasi.

"Harapan kita langsung dievakuasi. Karena apabila hanya informasi yang disampaikan tanpa mengamankan keberadaan korban, ada kemungkinan korban kembali terbawa arus sebelum petugas tiba di lokasi," ujarnya.

Kronologi Bocah Hanyut di Pantai Gerokgak

Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah asal Desa/Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di Pantai Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kamis (24/9) sore.

Saat kejadian, korban bersama dua temannya, Ketut Aldi Widiasa dan Kadek Agus Gery Juniarta, datang ke Pantai Desa Gerokgak untuk berenang.

Korban bersama Kadek Agus berenang menggunakan styrofoam bekas yang ditemukan di sekitar pantai. Sementara Ketut Aldi tetap berada di pinggir pantai.

Tak lama kemudian, ombak besar membuat korban dan Kadek Agus terlepas dari pegangan styrofoam. Melihat kejadian tersebut, Ketut Aldi berlari menuju lokasi tambak nener yang berada tidak jauh dari pantai untuk meminta pertolongan.

Di lokasi tersebut, Ketut Aldi bertemu dengan Putu Swastika alias Butuan, Lutfi Rahman dan Husnain. Ia kemudian memberitahukan bahwa ada temannya yang tenggelam.

Ketiga warga tersebut langsung berlari menuju pantai. Mereka melihat Kadek Agus dalam kondisi timbul tenggelam di perairan. Warga kemudian menolong dan menariknya ke pinggir pantai. Sementara Raditya terseret arus dan hingga operasi SAR berakhir belum ditemukan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami