Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hutan Padang Sengker Kintamani Terbakar

Selasa, 6 Oktober 2026, 18:33 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Hutan Padang Sengker Kintamani Terbakar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Kebakaran kembali melanda kawasan hutan di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Kali ini, api membakar kawasan hutan wisata Padang Sengker, Banjar Yehmampeh, Desa Batur Selatan, Selasa (6/10/2026).

Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian, TNI dan warga berjibaku menjinakkan kobaran api. Namun, proses pemadaman terkendala medan yang sulit sehingga kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau seluruh titik api.

Kabid Damkar Kabupaten Bangli, Cok Mahendra, membenarkan kejadian tersebut. Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.00 WITA. Petugas kemudian mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu mobil tangki suplai air ke lokasi.

"Kondisi medan yang terjal ditambah hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat membesar," ungkapnya. 

Petugas telah menggunakan empat selang untuk menjangkau titik api, tetapi sebagian kawasan yang terbakar tetap sulit diakses.

Selain medan, keterbatasan sumber air turut menjadi kendala. Mobil tangki suplai mengalami panas pada bagian amper saat berusaha menuju lokasi kebakaran. Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan sehingga kendaraan tidak dipaksakan membawa air hingga titik tertentu.

Petugas kemudian memanfaatkan bak-bak penampungan air milik warga yang berada di sekitar lokasi untuk mendukung proses pemadaman.

Kobaran api dilaporkan mulai mengecil. Namun, pemadaman belum sepenuhnya dapat dilakukan karena masih terdapat sejumlah titik api di lokasi yang sulit dijangkau petugas.

Sementara itu, luas kawasan hutan wisata Padang Sengker yang terdampak kebakaran masih dalam proses pendataan. Petugas kepolisian dari Polsek Kintamani turut melakukan penanganan sekaligus pendataan di lokasi.

Kebakaran kembali menjadi perhatian karena kondisi angin kencang dan medan terjal di kawasan Kintamani berpotensi mempercepat penyebaran api sekaligus menyulitkan petugas dalam menjangkau titik-titik kebakaran.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami