Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
3 Penumpang Susupan di Bus Pekerja Migran Tujuan NTB Kepergok Petugas Padangbai
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Berbagai trik dan cara dilakukan sejumlah pemudik nakal agar lolos dari pemeriksaan petugas di pintu masuk Dermaga Padangbai, Manggis, Karangasem pasca mulai diberlakukannya larangan mudik pada Kamis (06/05/2021).
Tak hanya berpura pura menjadi kernet truk, pada Kamis malam petugas pos terpadu kembali mendapati pemudik nakal yang mencoba mengelabui petugas dengan cara nyelip di dalam bus yang dinaiki rombongan pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari tempat kerjanya di luar negeri.
"Tadi malam sekitar pukul 22.00 WITA, saat melaksanakan pemeriksaan ditemukan 3 orang pemudik nyelip di dalam bus rombongan PMI yang berjumlah 24 orang tujuan Bima, NTB. Seluruh PMI tersebut sebelumnya sudah menjalani karantina di Surabaya mereka tiba di Padangbai lengkap dengan surat Keterangan negatif Rapid antigen serta surat jalan dari Dinas perhubungan Surabaya Jawa Timur," terang Kaposek KP3 Padangbai, AKP. Made Suadnyana dikonfirmasi Jumat pagi, (07/05/2021).
Selanjutnya, setelah diperiksa ketiga penumpang di luar PMI tersebut mengaku berencana hendak memuju ke Daerah Bima, NTB. Selanjutnya, setelah berkordinasi dengan Pos terpadu, akhirnya ketiga penumpang tersebut tidak diijinkan menyebrang dan dikembalikan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah