Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
3 RS di Denpasar Penuh, Dinkes Khawatir Kelanggkaan Oksigen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemkot Denpasar mulai waswas jika rumah sakit yang ada di Kota Denpasar mengalami kelangkaan oksigen.
Pasalnya beberapa wilayah di Jawa sudah mengalami kelangkaan akibat naiknya kasus positif Covid-19. Keadaan ini membuat rumah sakit yang ada di Kota Denpasar dag dig dug karena takut akan adanya lonjakan kasus.
“Semua RS di Denpasar sudah spot jantung. Mudah-mudahan di Bali tidak terjadi lonjakan kasus seperti di Jawa,” kata Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Ni Luh Putu Sri Armini, Senin (5/7) ditemui di sela sela pencanangan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun di SMPN 8 Denpasar.
Menurut Sri Armini, untuk ketersediaan oksigen di RS yang ada di Kota Denpasar saat ini masih mencukupi. Hal ini dikarenakan masih ada cadangan oksigen sehingga menurutnya masih aman.
“Walaupun sebenarnya persediaannya cukup aman, namun kondisi ini tidak aman. Makanya kami berharap masyarakat tetap taat protokol kesehatan sehingga kasus covid 19 bisa melandai,” imbuhnya.
Pihaknya juga berharap semua pihak ikut bahu membahu utamanya masyarakat agar taat prokes. Pasalnya jika tak ditangani dari hulu, ini bisa berakibat pada menipisnya cadangan oksigen dan kapasitas ruang perawatan di rumah sakit.
Sri Armini menyebut, ruang ICU untuk tiga rumah sakit rujukan di Denpasar yakni RSUD Wangaya, RSUP Sanglah dan RS Bali Mandara tingkat keterisiannya sudah 100 persen lebih.
“Ruang ICU di tiga rumah sakit rujukan di Denpasar sudah penuh. Bahkan tingkat keterisiannya 100 persen lebih,” katanya.
Sementara itu, untuk BOR atau tingkat keterisian kamar mencapai 70 sampai 80 persen. Dengan kondisi ini, kata Sri Armini, semua pihak harus ikut menekan kasus covid 19 agar tidak semakin meningkat dengan cara mentaati Prokes dengan ketat.
Sehingga dengan diterapkannya PPKM Darurat ini bisa menurunkan kasus Covid-19.
“Memang sekarang karena baru diberlakukan kan belum terlihat hasilnya. Namun kami berharap dua minggu kedepan kasus bisa melandai,” katanya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8434 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5803 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3630 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2455 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar