Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
3 Rumah di Jembrana Hanyut Diterjang Banjir
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang melanda Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Jumat (15/01/2021) dini hari membuat air sungai Desa Pulukan-Medewi meluap. Akibatnya sejumlah rumah milik warga yang tinggal di pinggiran sungai tersebut hanyut.
Dari pantauan di lokasi, tampak bekas luapan air sungai yang membatasi Desa Pulukan dan Desa Medewi tersebut mengikis tanah sawah juga merobohkan pohon kelapa dan pohon pisang perkebunan milik warga setempat.
Selain itu hewan ternak juga mati. Sejumlah rumah warga juga rusak akibat banjir bandang tersebut. Air juga menggenangi rumah-rumah milik warga. Tim Reaksi Cepat dari BPBD Jembrana langsung terjun ke lokasi guna membantu warga yang rumahnya terdampak banjir.
Selain rumah, air bah juga memutus aliran jaringan listrik dan jaringan internet. Saksi mata Mujayati (55) warga Loloan Desa Medewi Pekutatan Jembrana menuturkan, dirinya baru sadar air bah sudah menggenangi pondasi rumahnya saat dibangunkan oleh anaknya.
Mengetahui ada banjir dirinya berusaha menyelamatkan barang dari rumahnya. "Setelah saya bangun, dan saya lihat air sudah setinggi lutut. Air makin besar dan menghanyutkan rumah saya," kata Mujiyati di lokasi pengungsian.
Hingga saat ini 10 KK lebih masih mengungsi di tenda pengungsian, karena hujan deras masih terjadi pasca banjir bandang yang terjadi di sungai tersebut.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4250 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun