Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




300 Anak Disasar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Bali

Jumat, 2 Juli 2021, 21:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Vaksinasi covid-19 untuk anak dimulai di Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Vaksinasi terhadap anak usia 12 tahun hingga 17 tahun baru saja ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, melalui HK.02.02/I/1727/2021 yang ditetapkan Kamis lalu.

Menyikapi kondisi itu, Kesehatan Kodam (Kesdam) IX/ Udayana memulai vaksinasi terhadap anak-anak usia 12 tahun hingga 17 tahun, Jumat (2/7) di Lapangan Kesdam, Denpasar. Ini merupakan vaksinasi pertama di Bali dan di wilayah Kodam IX/ Udayana. 

Pada tahap awal, vaksinasi menyasar 300 peserta anak dari lingkungan Keluarga Besar Tentara (KBT). Kepala Kesdam IX/ Udayana, Kolonel CKM. dr. I Made Mardika menerangkan vaksinasi yang dipergunakan merupakan jenis Sinovac. 

"Dosis yang digunakan setengah dosis dewasa. Jika dewasa 1 cc, anak-anak 0,5. Untuk jangka vaksin kedua 28 hari," ungkapnya ketika memvaksin salah satu peserta. 

Vaksinasi ini tidak terbatas bagi KBT saja, namun terbuka untuk umum. Anak yang ingin vaksin dapat mendaftar dengan menunjukkan kartu keluarga atau identitas yang ada NIK. 

Bagi masyarakat Denpasar, dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Denpasar, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Sudirman dan GOR Kepaon Denpasar. 

Layanan itu juga berlangsung di Rindam Tabanan dan RSAD Wira Satya Singaraja. Di provinsi lain, layanan ini juga berlangsung di Mataram dan Atambua. 

Dalam layanan itu, vaksinasi terhadap kalangan dewasa tetap dilakukan. Dengan adanya tambahan sasaran ini, Kakesdam mengatakan capaian vaksinasi di Bali harus digenjot agar segera terbentuk kekebalan kelompok. 

Namun ia meyakini bahwa vaksinasi terhadap anak-anak ini dapat diselesaikan lebih cepat dibanding dengan kalangan dewasa. 

"Secara degeneratif hampir tidak ada, kecuali penyakit bawaan. Tentu kita lakukan skrining dulu," ungkapnya. 

Dia menilai program ini harus mendapat dukungan dari berbagai pihak, utamanya masyarakat. Sebab menurutnya, vaksinasi merupakan hal penting dalam penanganan Covid-19. 

Meisya (15), salah satu peserta vaksin, merasa bersyukur dengan adanya vaksinasi terhadap anak ini. Dia berharap upaya ini bisa segera menuntaskan pandemi Covid-19 di Bali. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami