Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ada Skema Ponzi Kripto di Rusia, Kerugian Sentuh Rp 143,5 Miliar

Kamis, 14 April 2022, 12:10 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Voi.id/Ada Skema Ponzi Kripto di Rusia, Kerugian Sentuh Rp 143,5 Miliar

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Petugas dari Federal Security Service (FSB) dan Kementerian Dalam Negeri di republik Rusia Dagestan telah mengidentifikasi orang-orang yang dicurigai mengorganisir skema piramida ponzi keuangan. 

Skema tersebut menawarkan korban keuntungan hingga 500 persen per tahun pada investasi dalam aset digital seperti kripto, dilansir dari Bitcoin.com, Kamis (14/4/2022).

Menurut sumber yang dikutip oleh harian bisnis Rusia, Kommersant, para tersangka adalah perwakilan dari proyek Yusra Global. Selain itu Dagestan mengumumkan, entitas penipu telah mendirikan kantor di wilayah Rusia lainnya, Kazakhstan di Asia Tengah dan Turki.

Publikasi tersebut mengungkapkan pihak berwenang telah menahan empat orang pada Januari, semuanya warga negara Rusia, yang diyakini berada di balik skema Ponzi. 

Mereka awalnya ditahan selama dua bulan namun para terdakwa bisa menghadapi hingga sepuluh tahun penjara di atas denda yang besar dan kuat.

Pelaku penipuan menggelembungkan kutipan nilai aset digital dan membayar keuntungan menggunakan dana yang diinvestasikan oleh peserta baru di skema piramida. Mereka membagikan sisa uang di antara mereka sendiri dan membeli real estat.

Perkiraan awal menunjukkan kerugian para korban mencapai 1 miliar rubel, atau lebih dari USD 10 juta atau sekitar Rp 143,5 miliar menurut nilai tukar saat ini. 

Berita tentang investigasi Yusra Global muncul setelah tahun lalu, ketika otoritas Rusia membongkar penipuan keuangan terbesar di negara itu sejak piramida MMM yang terkenal pada 1990-an. (Sumber: Liputan6.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami