Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Anak Penyandang Disabilitas Punya Hak yang Sama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Semua anak mempunyai hak yang sama seperti anak-anak lainnya dalam memperoleh pelayanan tanpa memandang latar belakang dan kondisi fisik.
Kesempatan sama juga dimiliki penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas berhak mendapatkan pendidikan dan tumbuh kembang seperti anak normal lainnya.
[pilihan-redaksi]
“Itu jadi tugas kita bersama bagaimana penyandang disabilitas punya kesempatan mendapatkan haknya. Bisa dengan berbagai cara, salah satunya memberikan perhatian khusus pada anak,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP dan PKA) I Made Atmajaya saat membuka parinting di Gedung Wanita Santhi Graha, Jumat (1/11).
Lebih lanjut Ia menambahkan dengan begitu pembangunan inklusif bisa berjalan sesuai diharapkan. Pembangunan inklusif itu bukan berarti harus menciptakan suatu kekhususan, melainkan para pihak yang melakukan pembangunan harus memiliki cara pandang hasil pembangunan bisa dinikmati semua orang.
Hal-hal itu yang harus terus-menerus disampaikan, terutama berkaitan dengan layanan umum supaya punya cara pandang inklusif. Disamping itu para orang tua yang mempunyai anak inklusi jangan pernah malu. Bahkan diharapkan menjadi suatu hal lebih mengingat harus memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak iklusif.
Sehingga diharapkan anak-anak disabilitas terpenuhi hal sebagai fungsi mahluk sosial. Disamping itu orang tua harus menjadi role model bagi anak-anaknya terutama anak disabilitas. Laksmi Dharmayanti juga menambahkan dengan adanya dukungan sosial akan menambah kepercayaan anak berkebutuhan khusus dilingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut dalam parenting tersebut juga diberikan berbagai materi terkait anak seperti dampak internet addiction dan penanganan kasus kekerasan pada anak serta pengasuhan bagi anak disabilitas.
Terkait pengasuhan anak disabilitas Aritya Widianti menyampaikan bagaimana penangan awal terhadap anak disabilitas. Untuk itu harus benar-benar memahami bagaimana anak berkebutuhan khusus sehingga dalam kumonikasi juga harus lebih diefektifkan.
“Saya harapkan para orang tua memahami karakter anak yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8516 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5861 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3678 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2508 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar