Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
AS Bantu Ukraina Tembak Pesawat Rusia Yang Bawa Pasukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat (AS) dilaporkan memberi Ukraina data intelijen yang digunakan untuk menembak jatuh sebuah pesawat Rusia yang membawa ratusan tentara pada awal-awal perang. Selain itu, intelijen AS juga memberi tahu tentang di mana dan kapan rudal dan bom Rusia akan ditembakkan sehingga memungkinkan Ukraina untuk memindahkan pesawatnya keluar dari jalur serangan.
Hal itu diungkapkan pejabat AS yang saat ini masih menjabat dan mantan pejabat kepada NBC News. Informasi real-time membantu Ukraina dalam mendorong kembali serangan Rusia di bandara utama dekat ibukota Kiev.
Para pejabat AS mengatakan pembagian data intelijen itu besar-besaran dan belum pernah terjadi sebelumnya untuk negara yang bukan mitra NATO. Intelijen bersama memainkan peran penting di Ukraina yang berhasil melawan serangan Rusia ke Kiev dan daerah sekitarnya, dan mundur dari serangan itu.
"Sejak awal, kami sangat condong ke depan dalam berbagi intelijen strategis dan dapat ditindaklanjuti dengan Ukraina," seorang pejabat AS menjelaskan tentang masalah tersebut.
“Ini berdampak baik pada tingkat taktis dan strategis. Ada contoh di mana Anda bisa menceritakan kisah yang cukup jelas bahwa ini membuat perbedaan besar," imbuhnya.
Seorang mantan pejabat intelijen senior yang tidak disebutkan namanya dengan pengetahuan tentang masalah ini mengatakan bahwa telah banyak intelijen real-time yang dibagikan dalam hal hal-hal yang dapat digunakan untuk penargetan khusus pasukan Rusia. Rinciannya termasuk gambar satelit dan di mana jenis unit Rusia tertentu yang aktif.
Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menyatakan kepada outlet berita: "Kami secara teratur memberikan intelijen yang terperinci dan tepat waktu kepada Ukraina di medan perang untuk membantu mereka mempertahankan negara mereka dari agresi Rusia dan akan terus melakukannya."
Pada hari-hari pertama invasi Rusia ke Ukraina, pembicara pertahanan dan intelijen AS membatasi pembagian beberapa informasi yang akan membantu Ukraina melancarkan serangan terhadap pasukan Rusia. Namun, Kongres AS mendorong agar pedoman itu dihapus saat Rusia melanjutkan invasinya, menurut para pejabat.(sumber: sindonews.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1961 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1781 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1316 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1194 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah