Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
AS Nyatakan Keluar dari UNESCO
Sabtu, 14 Oktober 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, New York. Amerika Serikat mengatakan pihaknya menarik diri dari UNESCO, dengan menuduh organisasi tersebut "anti-Israel".
"Mengambil keputusan ini tidak mudah, dan mencerminkan perhatian Amerika atas penunggakan pembayaran utang UNESCO, pentingnya reformasi mendasar dalam organisasi tersebut, dan berlanjutnya bias anti-Israel UNESCO," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika, Heather Nauert dalam pernyataannya.
[pilihan-redaksi]
"Amerika mengisyaratkan kepada Direktur Jendral UNESCO keinginannya untuk tetap terlibat dalam UNESCO sebagai negara pengamat yang bukan anggota untuk memberi sumbangan," tambah pernyataan itu.
Pengunduran diri Amerika akan berlaku pada tanggal 31 Desember 2018, demikian ditegaskan Departemen Luar Negeri Amerika.
Beberapa jam kemudian, Israel mengumumkan, pihaknya juga akan keluar dari keanggotaan organisasi PBB itu.
"Perdana Menteri menginstruksikan kepada Departemen Luar Negeri untuk mempersiapkan penarikan Israel dari organisasi tersebut, bersama dengan Amerika," menurut pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menyambut gembira keputusan Presiden Trump itu. "Ini merupakan keputusan berani dan bermoral karena UNESCO telah menjadi panggung yang absurd dan alih-alih melestarikan sejarah, (UNESCO) mendistorsi sejarah."
UNESCO, Organisasi Pendidikan, Ilmiah dan Budaya PBB, menyesalkan keputusan Amerika itu.
"Setelah menerima pernyataan resmi Menteri Luar Negeri Amerika, Rex Tillerson, saya sebagai Direktur Jenderal UNESCO, ingin menyatakan penyesalan mendalam terhadap keputusan Amerika Serikat untuk keluar dari UNESCO," kata Direktur Jenderal UNESCO, Irina Bokova dalam pernyataannya.
Amerika membatalkan kontribusi anggaran yang lumayan besar bagi UNESCO tahun 2011 sebagai protes atas suatu keputusan untuk memberi keanggotaan penuh bagi Palestina, demikian VOA melaporkan. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1104 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 873 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 696 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 645 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026