Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
AS Nyatakan Keluar dari UNESCO
Sabtu, 14 Oktober 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, New York. Amerika Serikat mengatakan pihaknya menarik diri dari UNESCO, dengan menuduh organisasi tersebut "anti-Israel".
"Mengambil keputusan ini tidak mudah, dan mencerminkan perhatian Amerika atas penunggakan pembayaran utang UNESCO, pentingnya reformasi mendasar dalam organisasi tersebut, dan berlanjutnya bias anti-Israel UNESCO," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika, Heather Nauert dalam pernyataannya.
[pilihan-redaksi]
"Amerika mengisyaratkan kepada Direktur Jendral UNESCO keinginannya untuk tetap terlibat dalam UNESCO sebagai negara pengamat yang bukan anggota untuk memberi sumbangan," tambah pernyataan itu.
Pengunduran diri Amerika akan berlaku pada tanggal 31 Desember 2018, demikian ditegaskan Departemen Luar Negeri Amerika.
Beberapa jam kemudian, Israel mengumumkan, pihaknya juga akan keluar dari keanggotaan organisasi PBB itu.
"Perdana Menteri menginstruksikan kepada Departemen Luar Negeri untuk mempersiapkan penarikan Israel dari organisasi tersebut, bersama dengan Amerika," menurut pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menyambut gembira keputusan Presiden Trump itu. "Ini merupakan keputusan berani dan bermoral karena UNESCO telah menjadi panggung yang absurd dan alih-alih melestarikan sejarah, (UNESCO) mendistorsi sejarah."
UNESCO, Organisasi Pendidikan, Ilmiah dan Budaya PBB, menyesalkan keputusan Amerika itu.
"Setelah menerima pernyataan resmi Menteri Luar Negeri Amerika, Rex Tillerson, saya sebagai Direktur Jenderal UNESCO, ingin menyatakan penyesalan mendalam terhadap keputusan Amerika Serikat untuk keluar dari UNESCO," kata Direktur Jenderal UNESCO, Irina Bokova dalam pernyataannya.
Amerika membatalkan kontribusi anggaran yang lumayan besar bagi UNESCO tahun 2011 sebagai protes atas suatu keputusan untuk memberi keanggotaan penuh bagi Palestina, demikian VOA melaporkan. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6041 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026