Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Baim Wong Sumbang Dana Perbaikan Jembatan Warga

Selasa, 3 Agustus 2021, 16:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Baim Wong sumbang dana perbaikan jembatan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Artis terkenal Baim Wong, memberikan sumbangan dana kepada Pemerintah Desa dan masyarakat Lembar Selatan Kecamatan Lembar Lombok Barat yang berswadaya untuk memperbaiki jembatan kayu yang menghubungkan ke Dusun Cemare. 

Sumbangan itu diberikan, saat artis yang juga Youtuber itu menggelar syuting salah satu konten acaranya di wilayah setempat, Sabtu 31 Juli 202 lalu. Pihak desa menggalang sumbangan dari Kades, perangkat desa, Kadus dan masyarakat. 

Kades Lembar Selatan, H Beny Basuki mengatakan, kepastian penanganan jembatan kayu itu belum jelas dari Pemda. Sejauh ini masih sebatas ekspose perencanaan seperti gambar bentuk bangunan jembatan yang akan dibangun. Dari rancangan, butuh biaya sangat besar mencapai Rp14 miliar. 

Namun persoalannya anggaran belum ada, apalagi saat ini dilakukan refocusing. Pihak desa sudah dijanjikan untuk penanganan Sebelumnya, Pemdes Lembar Selatan juga sudah mendapatkan sumbangan dana dari artis terkenal Baim Wong. Di mana, usulan dari pihak konsultan Dispar Lobar. Sehingga pihaknya sudah berinsiatif secara swadaya menggalang sumbangan untuk penanganan sementara jembatan tersebut.

“Kami dari perangkat desa, warga urunan untuk penanganan jembatan itu. Ada yang keluarkan uang, besi dan lain-lain,” jelas dia. 

Selain Pemdes dan warga, sumbangan juga diberikan artis Baim Wong. Dana yang sudah terkumpul sebanyak Rp 6 juta. Ditambah lagi dari perangkat dan Kadus, diperkirakan akan ada sumbangan Rp2-3 juta. Rencananya, hari Rabu, pihaknya akan mulai mengerjakan perbaikan jembatan itu. 

Pihaknya sudah melakukan persiapan dan segera membeli material untuk penanganan jembatan tersebut. Ia menambahkan, ada juga warga yang menyiapkan perahu untuk bekerja di bawah jembatan. Ada juga yang menyiapkan mesin las, sehingga sedikit membantu pihak desa. 

Selain dari perangkat desa dan warga, penanganan jembatan yang memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 3,5 meter tersebut sangat mendesak. Mengingat jembatan itu akses vital bagi masyarakat setempat. Namun kondisi jembatan yang dibangun tahun 2005 itu sudah tak layak. 

Jembatan itu tidak hanya akses utama bagi sekitar 411 KK atau 1379 jiwa penduduk di Dusun Cemare, namun akses menuju kawasan wisata yang akan ditata Pemda Lobar menjadi mirip kawasan wisata Ancol di Jakarta. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami