Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Bali Ketergantungan Bibit Babi dari Australia
tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hingga saat ini Bali ternyata masih sangat tergantung pada impor bibit babi dari Australia. Impor bibit babi tersebut khusus untuk bibit pejantan unggul guna memproduksi semen segar (sperma beku) yang akan digunakan pada proses inseminasi buatan (kawin suntik).
Kepala UPT Pembibitan Ternak Dinas Peternakan Bali Nata Kesuma mengungkapkan, Bali masih impor bibit babi pejantan karena Bali belum mampu untuk menghasilkan bibit babi pejantan.
“Persoalanya adalah pembibitan babi kita di Indonesia pada umumnya, apalagi di Bali belum sebagus di luar negeri, artinya seleksi bibit, pencatatan bibit, sumber daya dan pengembangan pembibitan babi di Bali khususnya atau di Indonesia pada umumnya belum berkembang dengan baik,” ujar Nata Kusuma (5/9/2011).
Nata Kesuma menyatakan, secara-rata-rata setiap lima tahun Bali mengimpor sekitar 50 ekor bibit babi pejantan. Keterbatasan impor bibit babi pejantan juga menyebabkan Bali belum mampu secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan semen segar babi.
Selama ini kemampuan produksi semen babi hanya 8500 dosis pertahun, sedangkan kebutuhan mencapai 10.000 hingga 12.000 dosis pertahun untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Bali, Semarang, Jogya dan daerah lainnya di Indonesia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan