Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bandara Ngurah Rai Gelar "Nawa Gempang"

Kamis, 27 Maret 2008, 17:27 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Bandara internasional Ngurah Rai Bali, hari ini menggelar sebuah ritual untuk keselamatan dunia penerbangan. Ritual yang disebut Nawa Gempang ini merupakan yang pertama kali sejak diresmikannya bandara ini pada tahun 1969. Ritual ini digelar di ujung timur landasan bandara internasional Ngurah Rai. Upacara ini diikuti oleh para karyawan Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, beberapa karyawan maskapai penerbangan, dan instansi terkait lainnya di lingkungan Bandara Ngurah Rai.


Upacara ini dipimpin oleh seorang pedanda atau pendeta Hindu yang terus melafalkan mantra-mantra atau doa bagi keselamatan dunia penerbangan di Bandara Ngurah Rai khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Di saat bersamaan, beberapa peserta upacara baik laki atau perempuan secara bersama-sama menghaturkan sesajen di sekitar lokasi upacara. Selain mempersembahkan aneka sesajen seperti buah, kue,dan bunga, dalam upacara ini juga dipersembahkan seekor sapi jantan, sebagai wujud persembahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Usai melakukan persembahan sesajen untuk membersihkan bandara dari segala unsur buruk atau jahat, seluruh peserta upacara kemudian melakukan persembahyangan bersama untuk memohon keselamatan dalam melaksanakan tugas di lingkungan bandara. “Upacara ini untuk pertama kalinya sejak bandara ini mulai dioperasikan. Melalui upacara ini, kita mohon kepada Tuhan agar selalu diberi keselamatan dan dapat bertugas dengan sebaik-baiknya,” kata General Manager Angkasa Pura I, I Nyoman Suwetja Putra.

Usai melakukan persembahyangan bersama, ritual Nawa Gempang ini kemudian dilanjutkan dengan mengupacarai pesawat yang diparkir di landasan. Upacara ini menarik perhatian para pilot dan pramugari beberapa maskapai penerbangan yang tengah berada di landasan. Selain mengupacarai pesawat yang ada di tempat parkir, beberapa kendaraan operasional bandara juga diupacarai dan diperciki air suci agar selalu diberi keselamatan. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami