Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Buleleng Siap Bongkar Pasang Kelembagaan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perubahan peraturan daerah, PP Nomor 8 Tahun 2003 menjadi PP Nomor 41 Tahun 2007, tentang organisasi pemerintahan daerah, Pemerintah Kabupaten Buleleng bakal melakukan bongkar pasang kelembagaan yang ada. Dalam PP yang baru, pola kelembagaan boleh dikembangkan maksimal, 3 asisten, 15 dinas, 8 badan dan 5 kantor.
“Mengacu pada PP yang baru, Buleleng dengan pola lama 2 asisten, 13 dinas, 4 badan dan 4 kantor, telah menyusun rumusan perubahan pola kelembagaan, tinggal selangkah lagi, kita akan menetapkan kelembagaan yang baru,” ungkap Assisten I Setda Buleleng, Ida Bagus Surya Manuaba, Kamis (17/4) di Kantor Bupati Buleleng.
Sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam perubahan pola kelembagaan, Kabupaten Buleleng mengikuti pola maksimal. Karena seuai hasil perangkingan pusat, Kabupaten Buleleng dalam perubahan pola kelembagaan mendapatkan nilai 70 persen lebih. Nilai itu mengacu pada luas wilayah, jumlah pendudukan dan APBD. “Kalau melihat luas wilayah, jumlah penduduk dan besaran APBD, Buleleng masuk katagori menengah ke atas, sehingga dalam perubahan kelembagaan kali ini, kita menggunakan pola maksimal,” ujar Surya Manuaba.
Dalam rencana penambahan kelembagaan itu, ada sejumlah instansi meningkatkan status badan menjadi dinas, ada juga dinas yang dikembangkan menjadi dua, termasuk perubahan dari Kantor menjadi Badan, serta penambahan jabatan pada Assisten III, menurut rencana, kelembagaan tersebut akan final pada bulan mei mendatang.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1170 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 911 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 741 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 680 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik