Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Cina Dukung Junta Militer: Dunia Harus Hormati Kedaulatan Myanmar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina menyatakan dukungannya terhadap junta militer Myanmar saat Menteri Luar Negeri Qin Gang berkunjung ke Naypyidaw pada Selasa (2/5).
Dalam kunjungan itu, Menlu Qin bertemu dengan pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, dan sejumlah pejabat militer lainnya. Dalam pidatonya, Qin menegaskan dukungan Cina terhadap Myanmar yang memang merupakan sekutu dekat sejak lama.
Cina merupakan pemasok utama senjata bagi Myanmar bahkan hingga saat ini.
"Cina mengadvokasi masyarakat internasional untuk menghormati kedaulatan Myanmar dan memainkan peran konstruktif dalam membantunya mencapai perdamaian dan rekonsiliasi," kata Qin seperti dikutip AFP.
Qin akan berada di Myanmar hingga Kamis. Ia mengatakan Beijing akan terus mendukung "pembangunan Myanmar, mempercepat proyek kerja sama utama di Koridor Ekonomi Cina-Myanmar, dan melaksanakan proyek pertanian, pendidikan, dan perawatan kesehatan."
Qin juga bertemu dengan menteri luar negeri yang ditunjuk militer Myanmar dan menteri kerjasama internasional Myanmar.
Beberapa proyek infrastruktur yang didukung Beijing dijadwalkan bakal dimulai dari wilayah Myanmar utara dan menghubungkan provinsi Yunnan yang terkurung daratan di China dengan Samudra Hindia.
Rekaman media pemerintah Myanmar menunjukkan kedatangan Qin disambut oleh Min Aung Hlaing di aula pertemuan yang dihiasi tirai emas dan tembok merah.
Sementara itu, melalui pernyataan, junta militer Myanmar mengatakan Qin dan Aung Hlaing membahas "hubungan diplomatik, kerja sama yang bersahabat, situasi terkini di Myanmar, perdagangan perbatasan, investasi, dan kerja sama energi serta listrik."
Sejumlah analis bahkan meyakini bahwa Cina di saat bersamaan juga mendukung dan mempersenjatai beberapa kelompok pemberontak etnis di sepanjang perbatasannya dengan Myanmar di utara. Beberapa kelompok pemberontak itu bahkan sering bertempur dengan junta militer Myanmar.
Qin pun menyempatkan mengunjungi perbatasan Cina-Myanmar. Di sana ia menyerukan "persahabatan dan kerja sama" antara kedua negara.
Setelah kunjungannya ke Myanmar, Qin akan melakukan perjalanan ke India untuk pertemuan para menteri luar negeri dari Organisasi Kerjasama Shanghai, kata kementerian luar negeri Cina tanpa memberikan rincian tentang rencana perjalanannya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1965 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1791 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1323 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1201 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah