Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Diserang 71 Drone, Listrik Terputus di Sebagian Wilayah Kyiv
BERITABALI.COM, DUNIA.
Puluhan rumah dan lebih dari 100 fasilitas publik di kota Kyiv, Ukraina, terputus aliran listriknya setelah Rusia melancarkan serangan drone pada Sabtu (25/11).
Total 71 drone diluncurkan Rusia dan disebut sebagai serangan drone terbesar yang pernah dilakukan Rusia sepanjang invasi. Ukraina berhasil menghancurkan ke-71 drone tersebut.
Dilansir dari AFP, Pemerintah kota Kyiv menyatakan lima orang terluka imbas serangan tersebut, termasuk seorang anak berusia 11 tahun
"Angkatan udara menghancurkan 71 UAV (kendaraan udara tak berawak) Shahed 131/136. Sebagian besar dari mereka dihancurkan di wilayah Kyiv," kata angkatan udara di media sosial.
Pemerintah kota kemudian mengeluarkan peringatan udara yang berlangsung selama enam jam. Jatuhnya puing-puing pesawat tak berawak memicu kebakaran dan merusak bangunan di seluruh ibu kota, kata Wali Kota Vitali Klitschko.
"Musuh terus melakukan teror," katanya.
Serangan itu terjadi pada hari Ukraina memperingati Holodomor, atau insiden kelaparan jutaan orang di Ukraina pada tahun 1930-an di bawah pemimpin Soviet Joseph Stalin.
Kepemimpinan Ukraina sebelumnya menyamakan Holodomor dengan invasi Rusia saat ini.
Ukraina dan lebih dari 30 negara lainnya mengakui Holodomor sebagai genosida yang dilakukan Uni Soviet. Namun, Moskow membantah tuduhan tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah