Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Dishub Karangasem Padamkan Lampu Jalan Secara Selektif
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik di Kabupaten Karangasem yang dianggap memicu keramaian di tengah PPKM Darurat menuai pro dan kontra.
Pemadaman penerangan jalan tersebut dituding sangat berbahaya lantaran bisa memicu terjadinya kecelakaan akibat suasana jalan yang gelap.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Suastika saat dikonfirmasi terkait hal tersebut pada Sabtu, (10/07/2021) mengatakan bahwa pemadaman PJU di Kabupaten Karangasem dilakukan secara selektif. Suastika menegaskan, tidak semua PJU di Karangasem di padamkan.
PJU yang dipadamkan tersebut hanya PJU yang berada di lokasi-lokasi tertentu saja.
"Untuk menghindari hal - hal yang tidak kita inginkan, kita lakukan pemadaman PJU sangat selektif. Kita padamkan hanya di lokasi - lokasi tertentu saja utamanya di pusat atau titik - titik keramaian pada malam hari," jelas Suastika.
Pemadaman ini dilakukan dalam rangka mencegah kerumunan di malam hari pada masa PPKM Darurat ini. Berdasarkan data yang diperoleh, terhitung ada sekitar 13 titik PJU yang tersebar di seluruh Kabupaten Karangasem yang dipadamkan.
"Kalau masyarakat mentaati imbauan untuk stay di rumah masing - masing di masa PPKM darurat ini saya kira tidak akan berbahaya karena tidak ada lalu lalang kendaraan lewat dari waktu yang ditentukan," tandas Suastika.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah