Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Drama Musikal Masa Kerajaan Karangasem Buka Simposium Geopark Asia Pasifik
Selasa, 3 September 2019,
23:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Drama musik kolosal dengan judul '3 Secret of Rinjani' atau tiga rahasia Rinjani menjadi acara pembuka, The 6th Asia Pasific Geopark Networks (APGN) Symposium di Lombok Raya Hotel, Mataram, Senin (3/9).
[pilihan-redaksi]
Disaksikan ratusan ahli Geologi delegasi dari 34 negara, ditampilkan kisah tentang pasukan perempuan yang sangat disegani pada masa kerajaan Karangasem. Yakni pasukan Balap Awestri dari Bayan.
Disaksikan ratusan ahli Geologi delegasi dari 34 negara, ditampilkan kisah tentang pasukan perempuan yang sangat disegani pada masa kerajaan Karangasem. Yakni pasukan Balap Awestri dari Bayan.
Ratusan delegasi di even internasional ini memberi apresiasi dengan tepukan berdiri (standing applause) panjang dan berulang-ulang. Karena gerak enerjik 100 orang penari dari usia sekolah TK hingga mahasiswa, serta budayawan Sasak di Lombok.
Drama musikal yang ditampilkan mencoba mengangkat peradaban masa lampau, masa kini, dan masa depan. Surya Mulawarman selaku sutradara menjelaskan, drama musikal mengisahkan tentang tiga rahasia gunung Rinjani dari tiga perspektif. Pertama Rinjani yang dianggap sebagai energi oleh masyarakat Sasak. Kedua Rinjani sebagai peradaban dan pusat vulkanologi. Dan ketiga Rinjani sebagai mitologi dengan banyak simbol-simbol kehidupan.

[pilihan-redaksi2]
Acara simposium yang diawali dengan pemukulan gamelan tradisional Lombok, Gendang Belig oleh Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah ini dihadiri Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Arief Rahman. Perwakilan UNESCO untuk Indonesia Hans Deencker, Deputi Kemenkom Maritim RI Safri Burhanuddin, dan Presiden APGN, Guy Martini.
Acara simposium yang diawali dengan pemukulan gamelan tradisional Lombok, Gendang Belig oleh Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah ini dihadiri Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Arief Rahman. Perwakilan UNESCO untuk Indonesia Hans Deencker, Deputi Kemenkom Maritim RI Safri Burhanuddin, dan Presiden APGN, Guy Martini.
Simposium berlangsung dari tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2019. Gunung Rinjani ditetapkan sebagai salah satu Geopark dunia dalam sidanh UNESCO di Paris, April 2019 lalu. Gunung Rinjani masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang mencakup empat wilayah di pulau Lombok. Mulai dari Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok tengah, dan Lombok Timur.
Salah satu unggulan Taman Nasional Gunung Rinjani adalah Danau Segara Anak yang berada di sebagian gunung Rinjani yang tingginya mencapai 3.726 meter dari permukaan laut. Sebelumnya kaldera gunung Batur di Bali dan geoprak gunung Sewu di Jogjakarta sudah masuk dalam jaringan Geopark UNESCO. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1539 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1161 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1008 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 887 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026