Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Droping Kotak Suara Ke Kecamatan Dijaga Ketat Aparat
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seluruh KPPS yang tergabung di 51 desa se Kabupaten Jembrana, Jumat (17/5), menggelar rapat pleno terkait hasil perhitungan suara sementara.
Berdasarkan pemantauan di wilayah Kecamatan Jembrana yang mewilayahi sebanyak 10 desa, seluruhnya sudah didroping ke Kantor Camat Jembrana.
Perjalanan kotak suara menuju Kantor Camat Jembrana, tampak berjalan lancar diserahkan kepada PPK Jembrana. Kotak suara di tujuh TPS Desa Air Kuning yang paling pertama diserahkan sekitar pukul 12.00 Wita, Kemudian menyusul seluruh kotak suara di sembilan desa se Kecamatan Jembrana yang sudah seluruhnya didatangkan pukul 17.00 Wita.
Dalam proses pleno KPPS di desa, tampak dikawal ketat oleh para saksi tim pemenangan, baik dari kubu PAS maupun Pasti-Kerta. Termasuk jajaran kepolisian juga tampak standby sesuai penempatannya dimasing-masing desa.
Saat kotak suara mulai didatangkan ke Kantor Camat, sejumlah aparat kepolisian tampak ramai menjaga keberadaan kotak suara. Pola penjagaan kotak suara di masing-masing Kantor Camat, ditugaskan sebanyak puluhan aparat yang diambil sesuai wilayah Polsek masing-masing, dengan dikoordinatori dua Perwira Polri.
"Yang jaga di Kecamatan sekarang hanya dari Polsek saja. Yang Polres itu kebanyakan ditarik kembali, untuk stanby di markas,” ungkap seorang anggota polisi di Kantor Camat Jembrana.
Ketua PPK Jembrana, Ni Made Sutiari, mengaku belum ada laporan masalah masuk dari hasil pleno KPPS di 10 desa se Kecamatan Jembrana. Semua dinyatakan berjalan lancar, tanpa adanya gangguan gugatan pencocokan suara kembali.
“Kita ada 91 TPS.Tadi saksi atau tim tidak ada masalah di desa. Semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan