Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Kades Bantah Penari Bugil Warganya

Negara

Selasa, 22 Juli 2008, 19:01 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Terciduknya Ng Im,18, penari bugil, pada Minggu (20/7) sore tampaknya membuat dua Perbekel yakni Perbekel Desa Cupel, Hasanudin dan Perbekel Pengembengan H Asmuni Turyadi merasa perlu memberikan penjelasan terkait asal usul penari bugil tersebut.



Menurut Hasanudin, Selasa (22/7), begitu dirinya membaca berita di media massa pihaknya langsung mengecek keberadaan warga Cupel yang berinisial Ng Im diciduk polisi. Setelah dicek ternyata tidak ada warganya berinisial seperti tersebut.

"Tidak ada warga Cupel berinisial Ng Im penari bugil yang ditangkap Polres Jembrana," tegasnya.

Dirinya juga keberatan kalau di Cupel ada warung remang- remang yang melayani tarian bugil.

Hal senada juga disampaikan Perbekel Desa Pengambengan, H. Asmuni Turyadi yang menyatakan tempat tertangkapnya penari bugil itu bukan di Pengambengan.

"Di Pengambengan tidak ada warung remang-remang apalagi yang menampilkan tarian bugil. Setelah saya konfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Jembrana (AKP I Wayan Sinaryasa) ternyata penari bugil itu tidak ditangkap di Pengambengan tetapi di di Dusun Teluk Limo, Desa Tegal Badeng Barat," tegasnya.



Sinaryasa ketika dikonfirmasi membenarkan kalau Ng Im bukan ditangkap di Pengambengan tetapi di Dusun Teluk Limo yang masuk wilayah Tegal Badeng Barat.



"Penangkapan itu di Dusun Teluk Limo yang masuk wilayah Tegal Badeng Barat, dimana orang biasanya menyebut wilayah itu Pengambengan,"ungkapnya seraya menyatakan ini juga untuk klarifikasi.

Mengenai tempat tinggal Ng Im, Sinaryasa mengatakan masih mengecek. "Tempat tinggalnya masih kami cek, biar jelas sehingga tidak terjadi misinformasi lagi," tandasnya.

Sementara itu, Sukirman, Ketua BPD Tegal Badeng Barat ketika ditemui di tempat terpisah, mengatakan pemilik warung remang-remang tempat Ng Im bekerja sebagai pelayan sebenarnya sudah sering diingatkan oleh tokoh masyarakat Tegal Badeng Barat agar tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma kesusilaan.

"Semua peringatan tokoh tersebut tidak diindahkan. Saya minta
penari bugil itu agar ditindak tegas," ujarnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami