Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Geger, Penemuan Kerangka Manusia di Desa Cupel Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Banjar Rening, Desa Cupel Kecamatan Negara, Jembrana digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di pinggir pantai desa setempat Sabtu (15/10/2022) sekitar jam 07.00 WITA.
Dari informasi, kerangka manusia tersebut ditemukan pertama kali oleh warga bernama Sofyan Hadi (33) warga Banjar Rening Desa Cupel Jembrana. Menurut keterangan saksi Sofyan Hadi, kerangka manusia dilihat saat sedang melihat nelayan menjaring ikan. Kemudian sempat mengobrol dengan nelayan yang pulang dari mencari ikan.
"Sambil ngobrol dengan nelayan, saya melihat ada sesuatu mirip ada kerangka manusia di tebing bekas abrasi. Yang terlihat pertama tengkoraknya (kepala). Atas temuan tersebut kemudian saya laporkan ke aparat desa," jelasnya.
Setelah dilaporkan penemuan kerangka manusia tersebut, saksi sempat merekam kerangka manusia untuk dikirim ke pihak desa. Karena lama tidak mendapatkan respons dari desa. Kemudian saksi bersama warga lainnya berinisiatif memindahkan kerangka tersebut ke lokasi yang lebih tinggi tidak jauh dari lokasi penemuan.
"Karena saya khawatir dengan air pasang, kemudian kerangka tersebut saya pindahkan menggunakan kaping plastik untuk dikubur ke tempat yang lebih aman," imbuhnya.
Setelah dikubur, barulah penemuan tersebut dilaporkan polisi beberapa jam kemudian. Tim Inafis Satreksrim Polres Jembrana langsung mendatangi lokasi penemuan tersebut untuk melakukan olah TKP.
Setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi, lalu kerangka manusia dibawa ke kamar Jenazah RSU Negara untuk proses pemeriksaan selanjutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan