Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Gelombang Panas India Mengerikan, 1.400 Tewas
Kamis, 28 Mei 2015,
09:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gelombang panas di sejumlah negara bagian di India menggila. Permukaan jalan meleleh, korban terus berjatuhan dan kini mencapai 1.400 orang.
Hindustan Times memberitakan di negara bagian Odisha, suhu mencapai 47 derajat celcius, yang memaksa ratusan ribu warga kerap harus membasahi tubuh untuk menahan hawa panas.
Di Andhra Pradesh dan Telanggana, dua negara bagian paling parah terkena gelombang panas, ratusan gelandangan dan pekerja konstruksi menemui ajal di jalan-jalan dan tempat kerja.
Prakash Rao, seorang pensiunan di Kabupaten Khrisna, mengatakan hanya ada dua pilihan bagi pekerja konstruksi; berhenti kerja dan kehilangan upah harian atau meregang nyawa di bawah terik matahari dan angin panas.
"Saya memilih yang pertama," ujar Rao. "Saya hanya menghabiskan beberapa hari terakhir untuk selalu membasahi tubuh."
Di Telanggana, cuaca berawan tapi angin panas belum juga hilang. Hujan dan badai turun pada malam hari, yang membuat pemerintah negara bagian menarik peringatan.
Di Kolkata, pemerintah negara bagian meminta Coal India -- perusahaan batu bara India -- menghentikan produksi, atau memotong shift siang untuk menghindari jatuh korban lebih banyak. Di Uttar Pradesh, orang-orang berjalan terhuyung-huyung di bawah panas 45,8 derajat celcius.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1150 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 902 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 729 Kali
04
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026