Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Gencatan Senjata Molor, Israel Masih Bombardir Gaza Tanpa Ampun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempuran Israel ke Jalur Gaza Palestina dilaporkan masih terus terjadi meski perjanjian gencatan senjata dengan milisi Hamas telah disepakati pada Rabu (22/11).
Al Jazeera melaporkan serangan intensif di utara hingga selatan Palestina justru terjadi menyusul penundaan penerapan gencatan senjata yang semula ditetapkan hari ini, menjadi Jumat (24/11).
Serangan Israel dilaporkan menghantam wilayah Deir el-Balah dan kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah.
Kantor berita Palestina, Wafa, menuturkan serangan Israel menghantam bangunan tempat tinggal hingga memicu kekhawatiran akan banyak kematian dan cedera.
Wafa juga melaporkan serangan Israel terjadi di lingkungan Sheikh Radwan di Kota Gaza.
Beberapa daerah di Khan Younis dan Rafah di selatan juga menjadi sasaran serangan udara Israel, termasuk sebuah bangunan yang menampung kelompok amal di sebelah Rumah Sakit Kuwait di Rafah.
Pasukan Israel juga dilaporkan menargetkan kru pertahanan sipil di Beit Lahiya di Gaza utara.
Sejauh ini, Al Jazeera telah mendapat laporan soal korban jiwa yang berjatuhan akibat gempuran Israel ke Gaza hari ini, terutama di utara tepatnya area Abu Iskander. Namun, jumlahnya belum pasti.
Abu Iskander terletak di barat Rumah Sakit Indonesia yang juga dikepung bombardir Israel sejak awal pekan ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah