Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Google Luncurkan Situs Pelacak Penyebaran Penyakit
Kamis, 5 Oktober 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, San Francisco. Konsumen berduyun-duyun ke Google untuk belajar tentang kondisi kesehatan seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes. Dalam beberapa tahun terakhir, mesin pencari telah mencari cara untuk meningkatkan volume data kesehatannya.
Lab Berita Google, yang dirancang untuk membantu jurnalis dan periset menggunakan alat Google untuk data pengisahan cerita dan pemahaman, memperkenalkan alat baru minggu ini yang secara khusus berfokus pada perawatan kesehatan dan penyakit.
[pilihan-redaksi]
Melalui situs web Searching for Health lab Google mengembangkan serangkaian visualisasi untuk menunjukkan bagaimana penelusuran internet terkait kesehatan mendekati penyebaran penyakit yang sebenarnya.
Misalnya, Google menunjukkan bahwa di wilayah geografis tempat penelusuran untuk kanker, penyakit jantung, stroke dan depresi tinggi, demikian juga kejadian sebenarnya dari penyakit tersebut.
Data juga menunjukkan tren dari waktu ke waktu. Google mencari obesitas, misalnya, terus meningkat selama dekade terakhir.
Entah data Google bisa berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan pengendalian penyakit merupakan pertanyaan terbuka.
Situs tersebut, sebuah kolaborasi antara Google, studio desain Alberto Cairo dan perusahaan riset dan desain Schema Design, tidak membuat klaim apapun bahwa hal itu akan terjadi.
Penelitian telah menemukan bahwa lebih dari 80 persen pengguna internet telah mencari masalah kesehatan terkait secara online. Untuk memastikan informasi ini akurat, Google memiliki kemitraan aktif dengan Mayo Clinic.
Tahun lalu, Google memperbarui katalog gejala kesehatannya dengan memasukkan deskripsi penyakit spesifik yang lebih rinci, serta pilihan pengobatan dan gejala yang mungkin memerlukan kunjungan dokter. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1096 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 868 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 691 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 642 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026