Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Hingga Akhir 2017, Petani Tadah Hujan Aman Tanam Padi
Rabu, 25 Oktober 2017,
18:02 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Petani yang memiliki sawah tadah hujan dipastikan aman menanam padi hingga akhir tahun 2017. Karena pada bulan November sudah memasuki musim hujan, Desember masa puncak musim hujan hingga Januari 2018.
Hal itu diungkapkan Taufik kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, usai menutup Sekolah Lapang Iklim di Subak Soka, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Rabu (25/10/2017).
[pilihan-redaksi]
“Untuk subak tadah hujan dipastikan aman untuk masa tanam hingga akhir tahun 2017 dan awal 2018. Hal itu berdasarkan hasil prakiraan kami di BMKG,” jelasnya.
Ia menyarankan bagi petani yang memiliki sawah tadah hujan, sangat tepat melakukan pola tanah di akhir tahun ini.
Sementara itu pelaksanaan sekolah lapang iklim yang diikuti oleh petani setempat diharapkan para petani dengan cepat mengetahui cuaca yang akan terjadi. Sehingga petani tidak lagi kesulitan untuk mencari waktu yang tepat untuk musim tanam.
“Kalau dulu petani di bali menggunakan patokan sasih . Tapi sekarang sasih sudah tidak mampu lagi mendeteksi musim hujan maupun musim kering karena pengaruh perubahan iklim secara global. Jadi dengan sekolah lapang iklim ini petani bisa mengetahui kapan saatnya yang tepat untuk musim tanam,” jelasnya.
Bahkan hasil tanam dari sekolah lapang iklim ini mampu meningkatkan pendapatan petani. Yang awalnya satu hektar hanya 5 ton sekarang bisa mencapai sekitar 7 ton lebih.
“Kami akan terus bina petani disini, sehingga program ini berkelanjutan,” tandasnya.
Subak soka merupakan subak tadah hujan dengan luasan sawah mencapai 200 hektar lebih. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026