Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hingga Akhir 2017, Petani Tadah Hujan Aman Tanam Padi

Rabu, 25 Oktober 2017, 18:02 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Petani yang memiliki sawah tadah hujan dipastikan aman menanam padi hingga akhir tahun 2017. Karena pada bulan November sudah memasuki musim hujan, Desember masa puncak musim hujan hingga Januari 2018. 
 
Hal itu diungkapkan Taufik kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, usai menutup Sekolah Lapang Iklim di Subak Soka, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Rabu (25/10/2017). 
 
[pilihan-redaksi]
“Untuk subak tadah hujan dipastikan aman untuk masa tanam hingga akhir tahun 2017 dan awal 2018. Hal itu berdasarkan hasil prakiraan kami di BMKG,” jelasnya. 
 
Ia menyarankan bagi petani yang memiliki sawah tadah hujan, sangat tepat melakukan pola tanah di akhir tahun ini. 
  
Sementara itu pelaksanaan sekolah lapang iklim yang diikuti oleh petani setempat diharapkan para petani dengan cepat mengetahui cuaca yang akan terjadi. Sehingga petani tidak lagi kesulitan untuk mencari waktu yang tepat untuk musim tanam. 
 
“Kalau dulu petani di bali menggunakan patokan sasih . Tapi sekarang sasih sudah tidak mampu lagi mendeteksi musim hujan maupun musim kering karena pengaruh perubahan iklim secara global. Jadi dengan sekolah lapang iklim ini petani bisa mengetahui kapan saatnya yang tepat untuk musim tanam,” jelasnya. 
 
Bahkan hasil tanam dari sekolah lapang iklim ini mampu meningkatkan pendapatan petani. Yang awalnya satu hektar hanya 5 ton sekarang bisa mencapai sekitar 7 ton lebih.  
“Kami akan terus bina petani disini, sehingga  program ini berkelanjutan,” tandasnya. 
 
Subak soka merupakan subak tadah hujan dengan luasan sawah mencapai 200 hektar lebih. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami