Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Houthi Gempur 3 Kapal Komersial di Laut Merah, AS Luncurkan Drone
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi di Yaman, Houthi, menggempur tiga kapal komersial di Laut Merah menggunakan rudal dan drone pada Minggu (3/12) waktu setempat.
Serangan Houthi mengenai kapal komersial berbendera Bahama, Unity Explore, dan kapal berbendera Panama yakni Number 9 serta Sophie II.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi, Yahya Saree, mengklaim milisi ini menghantam kapal pertama menggunakan rudal dan yang kedua memakai drone di Selat Bab El Mandeb. Selat Bab El Mandeb menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
"Angkatan bersenjata Yaman terus mencegah kapal Israel mengarungi Laut Merah (dan Teluk Aden) hingga agresi Israel ke saudara-saudara kita di Jalur Gaza dihentikan," kata Saree, dikutip Associated Press.
Saree juga memperingatkan semua kapal Israel atau kapal apa pun yang berafiliasi dengan pemerintahan Zionis itu.
"Mereka akan menjadi target sah jika mereka melanggar yang tertuang dalam pernyataan ini," ungkap Saare.
Merespons serangan ini, AS bersumpah bakal mempertimbangkan semua respons yang menurut mereka tepat. Amerika Serikat lalu membalas serangan itu dengan meluncurkan drone.
Komando pusat militer AS juga menyatakan serangan tersebut mewakili ancaman terhadap keamanan dan maritim internasional.
"Mereka telah membahayakan kehidupan kru internasional yang mewakili berbagai negara di dunia," demikian menurut AS.
Kronologi Serangan
Menurut laporan pusat komando AS, serangan pertama terjadi sekitar pukul 09.15 waktu setempat.
Pasukan kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Carney, lalu mendeteksi satu rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman ke kapal curah berbendera Bahama, Unity Explorer.
Rudal tersebut menghantam dekat kapal. Setelah itu, pasukan AS membalas serangan mereka.
Sekitar 30 menit kemudian, Unity Explorer terkena serangan rudal. AS lalu melakukan panggilan darurat terkait insiden itu.
Di waktu yang bersamaan, Carney meluncurkan drone untuk menghalau rudal yang masuk. Pusat Komando AS menyatakan kapal itu mengalami sedikit kerusakan.
Dua kapal komersial lain berbendera Panama yakni Number 9 dan Sophie II juga terkena rudal.
Kapal Number 9 dilaporkan mengalami kerusakan tetapi tak ada korban jiwa, sementara Sophie II tak mengalami kerusakan signifikan.
Saat berlayar membantu Sophie II sekitar pukul 16.30 waktu setempat, Carney menembak jatuh drone lain yang menuju ke arahnya. Drone tersebut tak menimbulkan kerusakan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah