Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Israel Bongkar Pemakaman Suci Umat Islam Berusia 1.000 Tahun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel membongkar situs bersejarah Islam di Yerusalem. Situs bersejarah yang dibongkar Israel adalah pemakaman muslim yang berusia lebih dari 1.000 tahun.
Pemakaman muslim Mamilla dan Al Yousifieh di Yerusalem adalah situs budaya yang dianggap suci oleh umat Islam setempat.
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada Selasa (12/10/2021) mengutuk pembongkaran dan penggalian yang dilakukan di pemakaman Muslim di Yerusalem oleh otoritas Israel.
Melansir laman kantor berita Anadolu, Rabu (13/10/2021), dalam pernyataannya, organisasi itu menyoroti kesucian pemakaman Mamilla dan Al Yousifieh, yang berusia lebih dari 1.000 tahun.
OKI mencatat bahwa kebijakan Israel menargetkan situs suci Islam, situs budaya dan budaya Muslim di Yerusalem yang diduduki. Kebijakan semacam itu merupakan provokasi terhadap perasaan umat Islam pada umumnya dan Palestina pada khususnya, tambahnya.
Hal yang sama juga digarisbawahi Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pembukaan The Friedman Center for Peace through Strength di Museum of Tolerance di Yerusalem, yang dibangun di lokasi pemakaman Muslim yang dihancurkan.
Infantino mengatakan pembongkaran itu bertentangan dengan nilai-nilai suci yang mendasari olahraga dan prinsip-prinsip FIFA.
Menurut pernyataan itu tindakan Infantino menjelaskan ada bias yang jelas dan tidak dapat diterima dalam mendukung pendudukan Israel.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah