Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Kala Membangun, Masyarakat Agraris Berlandaskan Semangat Gotong Royong
Jumat, 6 Juli 2018,
23:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan bahwa masyarakat Tabanan adalah masyarakat agraris, di dalam membangun pasti berlandaskan semangat gotong-royong dan itu merupakan hal yang sangat luar biasa.
[pilihan-redaksi]
"Perlu saya sampaikan, mayoritas masyarakat titiang adalah masyarakat agraris. Ritatkala ngewangun, pasti atas semangat gotong royong. Itu yang membuat Saya semangat turun ke masyarakat. Karena hal ini sangat luar biasa dan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Tabanan yakni menuju Tabanan yang Serasi," jelasnya saat menghadiri Ngaben Masal di DP. Berteh, Desa Perean Tengah, Baturiti, Jumat, (6/7) kemarin.
"Perlu saya sampaikan, mayoritas masyarakat titiang adalah masyarakat agraris. Ritatkala ngewangun, pasti atas semangat gotong royong. Itu yang membuat Saya semangat turun ke masyarakat. Karena hal ini sangat luar biasa dan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Tabanan yakni menuju Tabanan yang Serasi," jelasnya saat menghadiri Ngaben Masal di DP. Berteh, Desa Perean Tengah, Baturiti, Jumat, (6/7) kemarin.
Sanjaya juga menjelaskan bahwa akhir-akhir ini, Ngaben masal sangat populer di kalangan masyarakat Bali, khususnya di Tabanan. Hal itu menandakan, pemahaman masyarakat tentang Ngaben Massal sudah sangat bagus. Dulu sangat jarang masyarakat melakukan hal seperti ini.
"Karena sekarang kehidupan kita bisa dibilang sangat kompleks. Namun kita tetap bisa mempertahankan tradisi, adat dan budaya melalui Ngaben ini. Pemerintah akan selalu mensuport dan mengapresiasi kegiatan yang mengutamakan kelestarian tradisi adat dan budaya kita", jelas Wabup yang akrab disapa Pak Komang tersebut.
"Kedepan mari kita bersama-sama, tetap melestarikan tradisi, adat dan budaya yang diwariskan oleh leluhur kita ini", sambungnya.
[pilihan-redaksi2]
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Banjar, Banjar Berteh tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI asal Marga I Made Urip, Camat Baturiti, Perbekel Perean Tengah, Manggala adat se-Perean Tengah serta tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Banjar, Banjar Berteh tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI asal Marga I Made Urip, Camat Baturiti, Perbekel Perean Tengah, Manggala adat se-Perean Tengah serta tokoh masyarakat setempat.
Ngaben Masal (Pitra Yadnya) ini puncaknya dilaksanakan pada hari Minggu, (10/7), mengambil tingkat Upacara Sawa Preteka. Diikuti oleh 21 sawa dan 23 ngelungah, dikenakan biaya masing-masing Rp. 10 juta untuk sawa dan Rp. 2,5 juta untuk ngelungah, jelas Ketua Panitia acara I Wayan Gandra.
Dia juga menjelaskan bahwa selain Ngaben Masal juga akan dilaksanakan upacara Manusa Yadnya yakni Metatah Masal pada rahina Tilem, Selasa (12/7) mendatang, jelasnya. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5485 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3474 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2307 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1110 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026