Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kantor Pos Turun Cari Tahu Pemotongan BLT

Pupuan

Jumat, 1 Agustus 2008, 18:24 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Dua instansi masing-masing Dinas Sosial Tabanan dan Kantor Pos Tabanan kelimpungan dengan adanya pemotongan BLT warga desa Batungsel, Pupuan. Keduanya pun langsung turun, Jumat (1/8) untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.



Ketua PT Pos Tabanan, I Dewa Nyoman Merthayasa SE mengatakan tidak ada pemotongan BLT di Pupuan. "tidak ada pemotongan BLT, yang ada setelah BLT diterima warga, mereka tanpa sepengetahuan kita membuat kesepakatan, uang yang diterima itu diserahkan sebagian kepada KK miskin lain yang tidak tersentuh BLT dan itu diluar tanggung jawab kita,"ucap
Kepala Kantor Pos Tabanan, I Dewa Nyoman Merthayasa SE dan Kepala Kesos Arya Sanjaya.

Setelah kami turun, memang ada kesepakatan sebagian BLT yang diterima oleh yang berhak itu disisihkan untuk KK miskin yang tidak menerima BLT tahun ini, jadi bukan BLT dari kita yang di potong," ucap Merthayasa seraya menegaskan semua proses BLT yang ditanggungjawabi pihaknya tidak ada masalah.



Kalaupun ada setelah BLT itu diterima diserahkan kemana dan
digunakan untuk apa itu bukan lagi tanggungjawab dan wewenangnya.



I Made Kartika yang juga dipotong BLTnya mengaku sangat keberatan dengan pemotongan tersebut. "Sejujurnya saya sangat keberatan di potong," jelasnya.

Kenyataannya bahwa BLT yang diterimanya langsung di potong sebanyak 195 ribu. "Yang saya terima hanya 105, dari prebekel saat saya Tanya kenapa di potong jawabannya juga tidak jelas," pungkasnya. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami