Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Kapal Cepat Meledak di Pelabuhan Nusa Penida, Kapten Alami Luka Bakar
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Peristawa ledakan menimpa Kapal cepat atau speedboat Dolphino Queendi Pelabuhan Banjar Nyuh, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Jumat (4/8) pukul 10.45 WITA.
Ledakan yang berasal dari mesin speedboat ini mengakibatkan kapal dan kaptennya bernama I Made Jana alias Ancruk (35) terbakar. Tubuh kapten diperkirakan mengalami luka bakar sekitar 40 persen.
"Korban mengalami luka bakar pada tubuh bagian wajah, lengan kanan dan kiri yang diakibatkan sambaran api pada saat ledakan, menurut keterangan dokter, korban mengalami luka bakar 40 persen," kata Kapolsek Nusa Penida Kompol Putra Sumerta saat dihubungi.
Kasus ini bermula saat kapten sedang mempersiapkan kapal untuk tur membawa wisatawan snorkeling. Namun, saat menghidupkan mesin tiba-tiba terjadi ledakan dan percikan api.
"Kemungkinan kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting pada instalasi kelistrikan boat mengingat pada saat terjadi ledakan korban akan menghidupkan mesin boat," katanya.
Kru kapal dan masyarakat sekitar kemudian bahu membahu memadamkan api. Kru menolong kapten dan langsung memboyong ke Rumah Sakit Gema Santhi, Klungkung.
Api berhasil dipadamkan oleh masyarakat, kru, TNI dan Polri pada pukul 10.45 WITA. Bangkai kapal selanjutnya dipindahkan dengan cara ditarik ke area standar kapal agar tidak mengganggu aktivitas penyeberangan. (sumber: kumparan)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1180 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 922 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 753 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 686 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik