Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Karangasem Dikepung Bencana, Warga Diimbau Tingkatkan Mitigasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wilayah Karangasem masih dikepung hujan deras dan angin kencang hingga pertengahan Februari 2023.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem memperkirakan kondisi ini masih akan terus terjadi hingga bulan Maret 2023 mendatang.
"Ya diperkirakan hingga bulan maret masih akan berlangsung," ujar Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Senin (13/2/2023).
Menurut Arimbawa, dampak cuaca ekstrem yang ditimbulkan di Kabupaten Karangasem didominasi pohon tumbang, selain itu juga ada longsor hingga banjir bandang.
Banyaknya kejadian pohon tumbang yang menyebabkan kerusakan bangunan disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terkait mitigasi bencana di wilayahnya masing-masing.
"Masyarakat kurang antisipasi berupa pemangkasan terutama pohon yang ada di dekat rumah, fasilitas umum maupun Pura, disamping itu banyak warga juga tinggal di tengah perkebunan status tanahnya sebagai pengarap, sehingga susah melakukan penebangan," kata Arimbawa.
Untuk kejadian longsor terutama yang berdampak pada bangunan warga banyak terjadi karena kondisi bangunan yang berada di lereng perbukitan tanpa senderan. Kebanyakan dari warga tersebut mengaku terpaksa tinggal disana karena tidak memiliki lahan yang lainnya lagi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4415 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1919 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1508 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 929 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun