Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Kejari Jembrana Soroti Penggunaan Dana Desa untuk Isoter
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kejaksaan Negeri Jembrana melakukan monitoring dan evaluasi dana desa untuk fasilitas isolasi terpusat berbasis desa.
Hal ini Untuk memastikan penggunaan dana desa tidak terjadi penyimpangan dan secara administrasi tertata dengan baik sehingga tidak menimbulkan kerugian negara yang mengarah pada tindak pidana korupsi.
“Monitoring dan evaluasi yang dilakukan bersama dinas terkait ke seluruh desa di Jembrana, hingga kemarin tidak ditemukan adanya dugaan penyimpangan. Sebaliknya, penggunaan desa untuk isolasi terpusat masih belum terealisasi, karena isolasi terpusat masih didukung oleh dinas sosial dan BPBD Jembrana,” tegas Kajari Jembrana Triono Rahyudi Selasa (24/08/2021).
Kajari menambahkan, dari hasil pemantauan saat ini isolasi warga terkonfirmasi positif Covid-19 masih memaksimalkan isolasi terpusat yang difasilitasi satgas kabupaten, diantaranya isolasi di rumah sakit, hotel dan asrama sekolah. Sehingga menjadi kewenangan penuh pengelolaannya di BPBD Jembrana, sehingga belum menggunakan dana desa untuk isolasi terpusat.
Sementara dari hasil pemantauan dari beberapa desa, masih belum menggunakan dana desa untuk isolasi terpusat berbasis desa.
“Kami sampling lagi sampai besok apakah ada desa yang sudah menggunakan dana desa untuk isolasi terpusat,” terangnya.
Bersama kita ketahui, seluruh desa di Jembrana mengalokasikan anggaran sebesar 8 persen dari dana desa untuk penanganan Covid-19, salah satunya untuk mengadakan isolasi terpusat berbasis desa. Dalam Pelaksanaannya, Kejari Jembrana sudah memberikan guidance sehingga anggaran yang digunakan memang bermanfaat dan tepat sasaran.
Beberapa desa yang sudah menggunakan isolasi terpusat di masing-masing desa, masih menggunakan anggaran kegiatan dari dinas sosial untuk paket sembako bagi keluarga yang terkonfirmasi positif. Sedangkan untuk makan dan minum bagi yang isolasi terpusat masih menjadi tanggung jawab dari BPBD Jembrana.
Kajari yang juga wakil ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana ini mewanti-wanti perangkat desa dalam penggunaan dana desa, khususnya untuk fasilitas isolasi terpusat di desa agar digunakan dengan baik. Tidak terjadi penyimpangan sehingga tepat guna dan tepat manfaat.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah