Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ketua LPD di Gianyar Gantung Diri, Tinggalkan Pesan di WA

Senin, 30 Agustus 2021, 16:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ketua LPD di Gianyar Gantung Diri, Tinggalkan Pesan di WA.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Peristiwa gantung diri terjadi di pondokan tegalan Banjar Ked, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Minggu (29/8/2021). 

Korbannya I Ketut Doblet Antara yang menjabat Ketua LPD Ked. Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 15.00 WITA. Sebelum meninggal dunia, korban sempat mengirim pesan singkat ke anaknya. 

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Sudita mengatakan korban gantung diri di pondokan tegalan miliknya sendiri. Pertama kali diketahui oleh anaknya. 

Peristiwa gantung diri ini terjadi setelah korban komunikasi melalui Video Call dengan anaknya yang tinggal di Denpasar pukul 11.00 WITA. 

"Kemudian korban mengirim pesan melalui WhatsApp dengan kata-kata ; gst ayu rada kak sing maan bin nepukin ayu kanggoang amone kak hidup kak bingung  ngalih jalan buntu pragat nenek ngomel mai pelih keme pelih nah amone kak 
mebesen jak ayu nah ayu ampurang kak yu

"jani kak mepamit jak eayu ajak jero eka jak gst ngurah kak ngidih pelih jakh meme jak gd nah gede suud mento minum jak ngeroko  runguang meme. pak udah gagal menjalani  hidup rahayu keluarga jak onyang tabah ngih????????????di lpd bapak sing mutang ane 2jr iwe susan nganggo pisne pak ngelah pis sig men santi 500000 ribu"

Selanjutnya pesan WhatsApp tersebut diteruskan oleh anak pertama ke anak kedua. 

"Anak korban langsung menuju ke pondok (TKP) sampai di pondok ketemu dengan warga lain, kemudian langsung menuju pintu kamar pondokan dan mendobrak dengan cara ditendang, setelah terbuka Saksi melihat Korban sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan seutas tali plastik," jelas Kapolsek AKP Ketut Sudita. 

Heboh kejadian tersebut membuat sejumlah warga warga berdatangan dan langsung membawa korban ke rumahnya. Sekitar pukul 19.00 WITA korban langsung dikuburkan di kuburan Banjar Ked, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar. 

Menurut keterangan Saksi 1, posisi tali simpul hidup menghadap keselatan, kaki menjinjit menyentuh lantai, lidah tidak menjulur, keluar air liur dan air mani. 

"Tidak terdapat luka tanda kekerasan pada tubuh korban," tegas AKP Ketut Sudita.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami