Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Ketum Projo Sebut Bakal Cawapres Prabowo Harus Yang Mengerti Ekonomi
beritabali.com/cnnindonesia.com/Ketum Projo Sebut Bakal Cawapres Prabowo Harus Yang Mengerti Ekonomi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi mengatakan sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 harus mengerti ilmu ekonomi.
Baca juga:
PBB Merapat ke Koalisi Gerindra-PKB
Menurutnya, tantangan ke depan adalah terkait disrupsi ekonomi dan bagaimana membuat Indonesia menjadi menjadi negara maju.
"Pak Prabowo kan figur militer, punya strong leadership. Nah, figur yang melengkapi menurut saya orang yang mengerti ekonomi supaya melengkapi. Karena tantangan kita disrupsi ekonomi, ketidakpastian geopolitik global, dan bagaimana kita bisa jadi negara maju," katanya di diskusi Polemik Trijaya FM, Sabtu (13/5).
Pria yang kini dikenal sebagai Wamendes itu menyebut ada beberapa nama yang memenuhi kriteria tersebut yakni beberapa di antaranya Airlangga Hartarto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.
"Ada beberapa nama yang mengerti ekonomi atau politisi yang lebih cenderung ke ekonomi. Bisa Pak Airlangga, Pak Erick, Pak Sandi, siapapun," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan kemenangan dalam pilpres 2024 akan ditentukan sosok yang akan terpilih menjadi cawapres.
Pasalnya elektabilitas calon presiden (capres) yang telah diumumkan saat ini yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan tidak terlalu jauh.
"Kontestasi capres Prabowo, Ganjar, dan Anies kadang kan saling menyalip, jadi masih ada potensi belum di angka psikologis kemenangan. Artinya kompetisinya masih sangat dinamis, sangat kompetitif, dan peluang kemenangan bisa diraih Ganjar, Anies, Prabowo. Jadi ini yang membuat mengapa faktor cawapres menjadi penentu kemenangan pilpres kali ini," kata Pangi.
Oleh karena itu, Pangi mengatakan setiap koalisi harus berhati-hati dalam memilih cawapres. Ia menyebut setiap tim capres pasti berharap capres lainya salah dalam memilih cawapres agar bisa memenangkan pilpres 2024.
"Ada kemungkinan desain hari ini bagaimana Ganjar berpikir keras, timnya Bu Mega dan Pak Jokowi, supaya Anies salah menggandeng cawapres untuk memudahkan langkah kemenangan. Karena mematikan langkahnya Anies, Anies harus salah menggandeng cawapres," kata Pangi.
"Begitu juga dalam peta ini, orang juga ingin Ganjar salah menggandeng cawapres," lanjutnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1985 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1812 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1341 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1221 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah